Jokowi-JK Diminta Tak Takut dengan Mafia Migas

Kamis, 18 September 2014 – 18:23 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Anti Mafia (GERAM) mendatangi Rumah Transisi, di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/9).

Mereka datang untuk mengingatkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla melalui Tim Transisi supaya tak memasukaan orang-orang yang diduga terlibat  antek asing dan mafia migas dalam kabinet pemerintahanya nanti.

BACA JUGA: Moncer di Moto3, Jack Miller Langsung Terjun di MotoGP

"Kami berharap orang-orang yang diduga terlibat dalam mafia ini, tidak dimasukkan dalam komposisi kementerian atau pemerintahannya nanti," kata koordinator aksi, Ello Ahmad usai menyerahkan gagasan dalam pemberantasan mafia di Indonesia kepada Tim Transisi, di Jalan Situbondo, Jakarta Pusat, Kamis (18/9).

Ello menegaskan, pihaknya tidak ingin pemerintahan mendatang ini diisi oleh orang-orang mafia.

BACA JUGA: Anas Sebut Jaksa KPK Tidak Hormati Objektifitas

Menurut Ello, pihaknya juga akan mengawasi jalannya transisi pemerintahan Jokowi-JK dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan memberikan sikap-sikap kritis. Supaya kabinet yang sedang digodok oleh pasangan terpilih ini dapat bebas dari mafia dan intervensi asing.

"Kami akan memberikan sumbangsih dan nilai-nilai kritis kita terhadap kebijakan-kebijakan yang akan dilakukan oleh pasangan Jokowi-JK, terutama kebijakan dalam memberantasan para mafia, baik migas, pendidikaan maupun mafia lainnya," kata Ello.

BACA JUGA: Baca Pledoi Sambil Berdiri, Anas: Ini Bersejarah

Dia juga berpesan supaya Jokowi-JK tidak tidak takut dengan para mafia. "Khususnya mafia migas," pungkasnya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelanggaran Hunian Berimbang Marak, Djan Temui Sekjen KPK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler