Jokowi ke Para Menterinya: Saya Sudah Menyinggung Beberapa Kali Mengenai Krisis Pangan

Selasa, 05 Mei 2020 – 20:24 WIB
Presiden Jokowi. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Mengantisipasi dampak kemungkinan terjadinya musim kering yang lebih berat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan tiga jurus.

"Saya sudah menyinggung beberapa kali peringatan FAO mengenai krisis pangan dunia. Oleh sebab itu, urusan berkaitan dengan musim kemarau harus benar-benar kita hitung," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas secara virtual dari Istana Merdeka Jakarta, Selasa (5/5).

BACA JUGA: Ini Syarat Petani Miskin yang Mendapat Bantuan dari Jokowi

Jokowi menggarisbawahi prediksi BMKG bahwa 30 persen wilayah-wilayah yang masuk zona musim tiga bulan ke depan akan mengalami musim kering lebih dari biasanya.

Oleh sebab itu, Jokowi menekankan pentingnya antisipasi mitigasi yang harus benar-benar disiapkan sehingga stabilitas harga bahan pangan tidak terganggu. Maka beberapa hal yang ingin ia tekankan yakni pertama, ketersediaan air di beberapa sentra-sentra pertanian.

BACA JUGA: Jokowi Ungkap Ancaman Musim Kemarau di Sejumlah Daerah

"Ini merupakan kunci, oleh sebab itu ini harus disiapkan dari sekarang mulai dari penyimpanan air hujan, kemudian memenuhi danau, waduk embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya, itu penting," katanya.

"Hal kedua yakni percepatan musim tanam, yang harus memanfaatkan curah hujan yang masih ada saat ini. Harus dipastikan petani harus tetap berproduksi, harus tetap bertanam dengan menerapkan protokol kesehatan," katanya.

BACA JUGA: Petugas Curigai Muatan Truk jelang Penyeberangan ke Lampung, Terpal Dibongkar, Ya Ampun

Oleh sebab itu, ketersediaan sarana prasarana pertanian baik yang berkaitan dengan bibit, pupuk, harus benar-benar ada dan harganya terjangkau.

Di samping itu juga stimulus ekonomi bagi petani, kata Presiden, harus dipertajam lagi.

Hal ketiga mengenai manajemen pengelolaan stok untuk kebutuhan pokok, untuk bahan-bahan pokok, ditekankan kalkulasinya harus detail.

"Bulog harus tetap membeli gabah dari petani sehingga harga di petani jadi lebih baik," ujar Jokowi. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler