Jokowi Rajin Kunjungi Pesantren, Prabowo?

Senin, 30 Oktober 2017 – 18:07 WIB
Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Foto: Biro Setpres

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Adi Prayitno menganggap wajar muncul anggapan Presiden Joko Widodo tidak ramah terhadap kelompok Islam. Namun pada kenyataannya, di saat yang sama mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut terlihat begitu massif melakukan safari politik ke pesantren-pesantren di Jawa.

Bahkan yang teranyar, Jokowi mengumpulkan ulama dan kiai di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk merekatkan suasana hati kebangsaan.

BACA JUGA: MUI Minta Jokowi Merespons Usulan Revisi UU Ormas

"Jadi pada tahap ini saya kira semua menjadi serbaparadoks menghadapkan Jokowi dengan umat Islam. Sebab belakangan ini Jokowi agresif berkunjung ke pesantren dan diterima dengan baik," ujar Adi kepada JPNN, Senin (30/10).

Menurut pengajar dari Universitas Islam Negeri Syarief Hidayatullah Jakarta ini, apa yang diperlihatkan Jokowi berbeda dengan yang diperlihatkan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang dianggap sebagai pembela Islam.

BACA JUGA: Gara-gara ini Prabowo Diuntungkan?

"Prabowo malah terkesan tak pernah menyambangi pesantren-pesantren dan mendatangi ulama. Aneh kan jadinya," ucapnya.

Meski demikian, Adi menilai tetap lebih bijak jika nantinya pada pemilihan presiden 2019 Jokowi mengambil calon wakil presiden dari kalangan pesantren.

BACA JUGA: Cak Imin-AHY Pemimpin Zaman Now

"Pada tahap inilah, nama seperti Cak Imin (Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar), Zulkifli Hasan (Ketua Umum DPP PAN) dan Romy (Ketu Umum DPP PPP Romahurmuzy) layak diperhitungkan meski elektabilitas mereka cukup rendah," pungkas Adi. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pengaruh Penolakan UU Ormas Untuk Prabowo Sangat Kecil


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler