Jokowi Terapkan Kepemimpinan Ala Khalifah Umar

Selasa, 08 Juli 2014 – 17:43 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PKB Imam Nahrawi menegaskan bahwa model kepemimpinan Joko Widodo yang mau berdialog, mendengar langsung keluhan masyarakat dan mau turun langsung ke lapangan atau blusukan, benar-benar memberikan inspirasi dan semangat baru bagi model kepemimpinan di tanah air.

"Beliau benar-benar meniru Khalifah Umar Bin Khatab,” kata Imam di Jakarta, Selasa (8/7). Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Jusuf Kalla ini, mengatakan, Umar bin Khatttab adalah seorang pemimpin besar kaum muslimin dalam khazanah sejarah Islam.

BACA JUGA: Fadli Zon Laporkan Wartawan AS ke Baresrim Polri

Umar merupakan khalifah kedua setelah Abu Bakar Assiddiq. Dalam sejarah Islam disebutkan bahwa saat menjadi khalifah, Sayyidina Umar selalu memegang prinsip kejujuran dan kesederhanaan dalam memimpin.

“Dalam konteks kepemimpinan, sejarah menulis bahwa Khalifah Umar terbukti selalu melihat langsung kondisi dan situasi masyarakatnya," kata Imam.

BACA JUGA: Surat Suara untuk Yahukimo Belum Seluruhnya Terdistribusi

Ia melanjutkan, baik dalam konteks masalah keamanan, pangan maupun hukum dan keadilan masyarakat. "Jokowi berusaha meneladani semampunya, meskipun tentu tidak bisa persis Khalifah Umar,” ujar Gus Imam.

Anggota DPR PKB ini menambahkan, sangat banyak sekali contoh-contoh yang diberikan Umar dalam menjadi pemimpin yang kemudian dipraktekkan Jokowi. Misalnya, keduanya suka mengunjungi rakyatnya secara langsung tanpa diwakilkan untuk memastikan program dan kebijakannya berjalan dan menguntungkan rakyat.

BACA JUGA: Ini Seruan PBNU Untuk Pilpres Damai

Ia menambahkan, begitu banyak lagi contoh-contoh perilaku Umar dalam memimpin masyarakat. Kejujuran, kesederhanaan, kemauan mendengar, keihlasan dan kerja keras semuanya ingin dicontoh dan dilakukan oleh Jokowi.

“Jadi Pak Jokowi ingin menghadirkan model kepemimpinan baru yang melayani, amanah dan berfokus pada kejujuran dan transparansi. Oleh karena itu, marilah kita berdoa agar harapan dan doa rakyat Indonesia yang menginginkan pemimpin yang adil, jujur dan sederhana serta mau bekerja dikabulkan dalam Pilpres 9 juli besok,” pungkas dia. (boy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... SBY Didesak Keluarkan Pernyataan jika Pilpres Tak Beres


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler