Jumlah Penumpang Bus di Terminal Pulogebang Menurun 90 Persen, Ini Penyebabnya

Rabu, 07 Juli 2021 – 17:57 WIB
Jumlah penumpang bus di Terminal Pulogebang menurun hingga 90 persen selama PPKM Darurat. Foto: Dean Pahrevi/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Jumlah penumpang bus yang berangkat dari Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, menurun drastis pada masa PPKM Darurat.

Pelaksana Harian (PLH) Kepala Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulogebang Junaedi mengatakan bahwa penurunan jumlah penumpang diperkirakan mencapai 90 persen.

BACA JUGA: Inilah Tampang Orang Tua Penganiaya Bayi yang Videonya Viral di Medsos

"Per hari Senin (5/7) itu, busnya 17 , penumpangnya 13 (berangkat dari terminal). Hari Selasa, busnya tiga, penumpangnya enam," kata Junaedi saat dikonfirmasi, Rabu (7/7).

"Hari ini dari pagi sampai siang tadi, busnya dua, penumpangnya cuman satu. Jadi hampir-hampir 90 persen yah (penurunan jumlah penumpang)," sambung Junaedi.

BACA JUGA: Polisi Gerebek Judi Dadu Guncang Beromset Puluhan Juta Rupiah di Muba

Junaedi menjelaskan bahwa penyebab hal itu terjadi karena persyaratan naik bus yang lebih ketat saat PPKM Darurat.

"Jadi disyaratkan untuk perjalanan yang pertama, kartu vaksin dosis pertama. Yang kedua, pakai hasil negatif dari rapid antigen atau swab tes PCR. Mungkin itu (penyebab) sehingga terjadi penurunan penumpang," ujar Junaedi.

BACA JUGA: Kelakuan Oknum Kades Ini Sungguh Memalukan, Kini Mendekam di Balik Jeruji

Sebelumnya, pemerintah resmi menerapkan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (1/7) kemarin.

BACA JUGA: Bripka SP Ditangkap di Indekos, Kasusnya Bikin Malu Polri

"Saya memutuskan untuk memberlakukan PPKM Darurat sejak 3 hingga 20 Juli 2021, khusus di Jawa dan Bali," kata Presiden Joko Widodo. (cr1/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler