jpnn.com, BATAM - Direktur Badan Usaha Bandara Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso, mengatakan arus mudik melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam diprediksi mengalami penurunan hingga 20 persen pada lebaran 2019.
“Dalam kondisi normal jumlah penumpang berada di kisaran angka 7.000 penumpang perhari. Saat ini berkurang hingga 1.400 penumpang menjadi hanya sekitar 5.600 penumpang saja,” katanya seperti dilansir batampos.co.id hari ini.
BACA JUGA: Setahun 4 PMA Masuk Batamindo, Bukti Iklim Investasi di Batam Berangsur Membaik
Kondisi ini lanjutnya berbanding lurus dengan tidak adanya pengajuan ekstra flight dari sejumlah maskapai yang melayani 23 rute penerbangan ini.
Baca: Ferdinand Sinaga Absen Kontra Perseru Badak Lampung, Darije Ungkap Alasan Ini
BACA JUGA: Puluhan Travel Agent India Bakal Sambangi Batam Usai Lebaran
Menurutnya, pada momen yang sama di tahun 2018, sudah ada pengajuan ekstra flight dari maskapai Citilink, Lion Air, dan Sriwijaya dengan berbagai rute.
“Kalau sekarang pasti turun jumlah pemudik, sekarang saja masih sepi,” ujarnya.
BACA JUGA: Bandara APT Pranoto Dilengkapi PAPI, Targetkan 7 Ribu Penumpang per Hari
Pada tahun 2019 ini, Suwarso memprediksi penurunan jumlah pemudik sekitar 10 persen dibanding pemudik pada 2018 lalu.
Kata dia, pada 2018 lalu ada sekitar 150 ribu orang yang menggunakan jalur udara meninggalkan Batam terhitung sejak H-8 hingga H+6 lebaran.
Artinya akan ada penurunan sebanyak 15 ribu orang pada momen mudik lebaran 2019 via Bandara Internasional Hang Nadim Batam ini.
Suwarso menuturkan, faktor utama penurunan disebabkan masih tingginya harga tiket pesawat sejak awal tahun 2019.
Meskipun saat ini sudah ada kebijakan terkait aturan tarif batas atas (TBA) yang akan turun hingga 15 persen, namun penerapannya sampai saat ini belum memberikan pengaruh signifikan.(bbi)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Sempat Tertahan, Limbah B3 Dipastikan Bisa Dikirim Keluar Daerah Pekan Ini
Redaktur & Reporter : Budi