Kabar Ini Bikin P1 Tanpa Formasi PPPK Menangis Gembira, Sujud Syukur, Ada Permintaan Lain

Senin, 12 Juni 2023 – 18:45 WIB
Guru P1 tanpa formasi PPPK mendapatkan kabar baik. Foto dok. FGHNLPSI for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Guru lulus PG tanpa formasi PPPK 2021/2022 atau prioritas satu (P1) mata pelajaran (mapel) bahasa Inggris menangis gembira.

Mereka bakal terakomodasi dalam formasi PPPK guru 2023. Informasi itu diperoleh guru P1 dari pejabat daerah yang mengikuti rapat koordinasi pemenuhan formasi.

BACA JUGA: Demi Menyelesaikan Sisa Guru P1, Wali Kota Ini Surati Menteri Nadiem, Kada Lainnya Piye?

"Alhamdulillah ada kabar baik bagi P1 bahasa Inggris. Mereka bisa dilinierisasi ke guru kelas sesuai Kurikulum Merdeka," kata Ketum Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) Heti Kustrianingsih kepada JPNN.com, Senin (12/6).

Dia mengungkapkan informasi dari Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang, surat wali kota soal permohonan linieritas mapel bahasa inggris ke guru kelas sudah disampaikan kepada Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersamaan dengan rakor pemenuhan formasi PPPK guru 2023.

BACA JUGA: Guru Lulus PG Ajukan 6 Tuntutan Rekrutmen PPPK 2023, Baru 1 Dipenuhi Panselnas

"Kami dapat informasi dari BKPSDM bahwa legal formal soal linieritas ini sudah masuk tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM," ungkap Heti 

Paling cepat lanjutnya, Agustus kebijakan linieritas guru bahasa Inggris ini sudah bisa dieksekusi . Artinya, nanti semua P1 bahasa inggris bisa ditempatkan menjadi guru kelas.

BACA JUGA: Koordinator Guru P1 Batal Penempatan PPPK 2022 Belum Bisa Terima Alasan, Kecewa, Menangis

Kebijakan ini, kata Heti, akan berlaku untuk seluruh P1 bahasa Inggris. Tidak hanya di kota Serang, tetapi juga daerah lain.

Kabar tersebut tentu saja membuat guru P1 gembira bercampur sedih. Sebab, regulasi itu hanya untuk P1 bahasa Inggris, sedangkan mapel Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) tidak.

"Teman-teman P1 bahasa Inggris di Kota Serang sampai sujud syukur. Awalnya formasi 279 karena anggarannya tipis, tetapi dengan keputusan linearisasi, BKPSDM-nya melakukan realokasi jabatan guru kelas dari 85 ke 105 untuk mengakomodasi P1 bahasa Inggris," papar Heti.

Langkah Kota Serang tersebut diharapkan Heti bisa diikuti oleh Pemda lainnya. Ketika regulasi linieritas sudah ada, maka pemda sebaiknya mengajukan formasi P1 bahasa Inggris lebih banyak lagi agar tidak tersisa lagi.

Heti juga berharap P1 PKWU mendapatkan regulasi berupa penempatan sesuai ijazah masing-masing. Jika tidak, maka P1 PKWU akan tersisa banyak.

Heti menjelaskan tahun 2021 banyak guru mendaftar PKWU karena bisa linier dengan ijazah mana saja, kecuali bahasa Inggris. Namun, kebijakan itu berubah pada PPPK 2022, sehingga P1 PKWU jumlahnya melebihi dari formasi.

Ketika Kurikulum Merdeka berlaku, mapel PKWU tidak ada lagi karena sudah diganti Seni Budaya. Untuk jenjang SMK menjadi Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK).

"Kalau PKWU dialihkan menjadi seni budaya makin sulit lagi bagi kami karena ijazahnya kebanyak bukan seni budaya," ucap Heti 

Oleh karena itu, Heti mengetuk pintu hati Mendikbudristek Nadiem Makarim agar membuatkan regulasi baru untuk P1 PKWU. Pengangkatan mereka cukup dengan penempatan sesuai ijazah masing-masing P1 PKWU.

"Insyaallah kalau pakai solusi itu semua P1 selesai, tidak ada yang tersisa," pungkas Heti Kustrianingsih. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler