Kakek Sebatang Kara Hanya Hidup dengan Kucing di Gubuk

Senin, 04 September 2017 – 18:30 WIB
Suryani, kakek yang hidup sebatang kara. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, BLITAR - Malang benar nasib Suryani, seorang kakek di Dayu, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jatim.

Dia hanya hidup sebatangkara di ladang milik warga.

BACA JUGA: Perjuangan Ayah Baik Hati, Rawat Anak dan Istri Cacat Mental

Sudah 25 tahun, pria berusia lanjut ini hidup di gubuk reot hanya ditemani oleh seekor kucing peliharaannya.

Rumah yang lebih mirip gubuk itu sudah termakan usia.

BACA JUGA: Miris...Rumah Warga Miskin Terbakar, Belum Dapat Bantuan

Dindingnya, banyak yang berlubang dan bocor saat musim penghujan.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, kakek tua renta berusia 64 tahun ini hanya mengandalkan pekerjaan serabutan dan uluran tangan dari warga sekitar yang peduli terhadap nasibnya.

BACA JUGA: Mari Bantu Nenek Samilah, Lansia Sebatang Kara di Gubuk Reot

Suryani mengatakan, dia sudah berpuluh-puluh tahun hidup di tengah ladang sengon bersama kucing peliharaannya dengan keadaan seadanya.

"Jika suatu saat hujan, rumah kakek Suryani juga tidak luput dari kebocoran atap rumah," ujar Rofikah, tetangga kakek Suryani.

Dia mengatakan untuk makan sehari-hari aparat desa dan warga sekitar pun juga ikut membantu.

Kini kakek Suryani hanya menunggu uluran tangan dari pemerintah maupun kaum dermawan untuk kehidupan yang lebih layak karena kakek selama ini belum pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah.(end/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kepala Daerah Tolong Lihat, Warga Tinggal di Gubuk Bambu


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler