Kalender Gambar Palu Arit Beredar Luas, Ini Fotonya

Jumat, 01 Juli 2016 – 09:41 WIB
ALMANAK PALU ARIT. Polisi menunjukkan gambar palu arit dalam kalender Tiongkok yang gampang dibongkar pasang, di Polres Singkawang, Kamis (30/6). Foto: SUHENDRA-Rakyat Kalbar

jpnn.com - SINGKAWANG - Polres Singkawang mengamankan puluhan kalender berbahasa Mandarin dengan lambang palu arit, Kamis (30/6) kemarin. Almanak tersebut sudah menyebar di Kota Singkawang dan merupakan kalender umum yang sifatnya bisa digantung dan ditaruh di mana saja.

"Ada yang membantu menerjemahkan tulisan dalam kalender itu, bahwa 1 Juli itu adalah hari lahirnya Partai Komunis di Tiongkok,” ujar Kepala Polres Singkawang, AKBP Sandi Alfadien Mustofa, di ruang kerjanya, Kamis (30/6).

BACA JUGA: Hati-hati, Ini Titik-titik Paling Rawan di Jalur Mudik

Seperti diketahui, lambang palu arit itu dilarang di Indonesia berdasarkan larangan penyebaran paham komunisme dalam TAP MPRS nomor 25 tahun 1966. "Tentu dalam koridor seperti itulah. Jangan sampai paham komunisme berkembang di negara kita. Komunis dilarang di Indonesia," tegasnya.

Polres Singkawang sudah menyita barang bukti berupa kalender berlambang palu dan arit tersebut sebagai bahan penyelidikan.

BACA JUGA: Suami Sering Jadi Korban Latah Istri, Badan Babak Belur

"Ada sekitar puluhan yang kami sita, baik dari perorangan, pertokoan, dan sebagainya, yang berada di wilayah Gang Nelayan, Diponegoro, dan Setia Budi. Bahkan ada juga masyarakat yang menyerahkannya langsung kepada pihak kepolisian setelah mengetahui hal itu," terang Sandi.

Dia mengatakan, pihaknya juga melakukan pemeriksaan kepada empat orang saksi."Intinya, kami akan tetap mendukung negara Indonesia, dan NKRI merupakan harga mati," tekannya.

BACA JUGA: Untuk Orang Tua, Hati-hati Jika Ada modus Penipuan Seperti Ini

Disinggung akan adanya aksi sweeping dari masyarakat pada 1 Juli mendatang, Sandi mengimbau untuk tidak dilakukan.

“Karena dari pihak kepolisian sendiri sudah melakukan tindakan preemtif. Justru yang kita harapkan adalah saling bertukar informasi agar Singkawang selalu kondusif," pinta dia. (rk/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Innalillahi, Tiga Buruh Tewas Kesetrum


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler