Kalteng akan Bangun PLTA dan PLTG

Senin, 26 Oktober 2009 – 10:18 WIB
PALANGKA RAYA – Kalteng saat ini sedang menjajaki kemungkinan membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) pada sejumlah daerahTujuannya, menambah daya listrik yang selama ini sangat kurang yang mengakibatkan sering dimatikannya arus listrik di provinsi ini secara bergiliran untuk berbagi daya.Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang mengatakan, PLTA rencananya dibangun di Kabupaten Katingan dengan kekuatan sekitar 300 megawatt (MW) dan PLTG di daerah Bangkinang, Barito Utara (Batara)

BACA JUGA: 2012 Tarakan Punya Bandara Modern

Tahapan saat ini yang sudah dilakukan adalah studi kelayakan (feasibility study)


“Feasibility study (misalnya untuk) PLTA sedang dilakukan untuk mengetahui tekanan air konsisten atau tidak

BACA JUGA: DPRD Kukar Tunggu Mendagri

Sebab, yang diperlukan (untuk membangkitkan tenaga listrik dari tekanan air) adalah konsistensi, saat kemarau jangan sampai kekurangan air karena turbin tak akan berjalan jika tekanannya kurang,” ujar Teras Narang kepada beberapa wartawan usai peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-29 di Aula Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kalteng


Dijelaskannya, penambahan daya listrik di Kalteng adalah kebutuhan yang mendesak

BACA JUGA: Ratusan Miliar Menguap untuk Pemekaran

Itu tak bisa lama-lama dilaksanakan karena warga Kalteng selalu merasakan giliran mati lampu di rumahnya karena defisit daya sebagaimana yang disampaikan instansi terkait yang menangani kelistrikan yakni Perusahaan Listrik Negara (PLN).
 
“Kita tak bisa berlama-lama (membiarkan listrik selalu mati hidup) karena punya harapan awal 2011 Kalimantan Tengah sudah tak kesulitan listrikSelain itu, ini (persiapan pembangunan PLTA dan PLTG) sesuai harapan Bapak Presiden (Susilo Bambang Yudhoyono) untuk tak banyak menggunakan batubara,” ucapnya.

Terkait gagalnya pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Pulang Pisau (Pulpis) tahun 2009 dan saat ini rencananya paket tersebut ditender ulang oleh pemerintah pusat, Gubernur mengutarakan itu sudah mengecewakan seluruh rakyat Kalteng“Ini adalah program pemerintah pusatJadi wajar, jangankan Pulang Pisau, seluruh Kalimantan Tengah juga kecewa karena itu sesuai yang didambakan bersama,” tuturnya
 
RENCANA PEMBENTUKAN BKPBD SUDAH MASUK DPRD

Gubernur Kalteng pada kesempatan tersebut mengemukakan Badan Koordinasi Penanggulangan Bencana Daerah (BKPBD) sudah direncanakan untuk dibentukBerkas usulan pembentukan sudah disampaikan pemerintah provinsi (pemprov) kepada DPRD Kalteng.“Itu sudah diserahkan kepada DPRD untuk dibahasSebab, sesuai undang-undang (uu) memang harus ada badan untuk menanggulangi bencana di daerah,” jelas Teras Narang.

Bapak tiga anak ini mengutarakan, dengan adanya badan penanggulangan bencana di tingkat daerah, maka anggaran tak lagi terbagi-bagi pada sejumlah dinas terkait“Bencana sepenuhnya (ditanggulangi) badan iniSatkorlak dengan adanya undang-undang baru sudah bubar,” terang suami dari Moenartining Teras Narang iniMengenai kapan kepastian pembentukan BKPBD di Kalteng, Gubernur mengutarakan itu sepenuhnya dihasilkan dalam rapat pembahasan di DPRD.(def/yon)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kisruh Pileg Halsel Deadlock


Redaktur : Auri Jaya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler