Kamboja Tetap di Tangan Hun Sen

Selasa, 31 Juli 2018 – 11:05 WIB
PM Kamboja Hun Sen. Foto: Reuters

jpnn.com, PHNOMPENH - Tidak ada kejutan dari pemilu Kamboja Minggu (29/7). Hun Sen akan tetap menjadi perdana menteri (PM), jabatan yang sudah dipegangnya sejak 1985. Partainya, Cambodian People Party (CPP), masih akan mendominasi parlemen.

Gambaran itu sudah sangat jelas meski National Election Committee (NEC) alias Komisi Pemilu belum mengumumkan hasil resmi.

BACA JUGA: Erdogan Calon Diktator Baru?

''Kami rasa kami akan mendominasi kursi Dewan Nasional,'' ujar Sok Eysan, jubir CPP, sebagaimana dikutip Channel News Asia, Senin (30/7).

Sejak sebelum pemungutan suara berlangsung pun, hasil pemilu Kamboja sudah bisa ditebak. Bahkan, dipastikan. Sebab, Hun Sen telah membubarkan satu-satunya partai yang berpotensi menyaingi CPP. Yakni, Cambodian National Rescue Party (CNRP). Bukan hanya itu, Hun Sen juga memenjarakan ketuanya, Kem Sokha.

BACA JUGA: AS Beri Label Diktator, Tiongkok Malah Jadi Donor

Sok Eysan mengungkapkan bahwa partainya meraih 77,5 persen suara. Minggu, angka kehadiran pemilih berkisar 82 persen. Menurut dia, partainya sukses mengamankan 125 kursi parlemen nasional alias sapu bersih.

Tapi, dalam pemilu, ada 594 ribu kertas suara yang rusak. Kepada Reuters, pengamat politik Lao Mong Hay mengatakan 8,4 persen balot yang rusak itu merupakan bentuk protes tak langsung warga. Oposisi mengapresiasi mereka yang berani merusak balot. (bil/c17/hep)

BACA JUGA: Mugabe Akhirnya KO, Pilih Mundur sebelum Dimakzulkan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Semakin Jemawa, PM Kamboja Tantang Amerika


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler