Kampanye Pilkada 2020, Banyak Paslon Bagi-bagi Masker

Rabu, 21 Oktober 2020 – 07:10 WIB
Sejumlah warga mengenakan masker untuk mencegah penularan Covid-19. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah pasangan calon kepala daerah-wakil kepala daerah menunjukkan komitmennya menciptakan Pilkada Sehat 2020.

Tahapan kampanye Pilkada 2020 dijadikan momentum gerakan melawan Covid-19, dengan cara sosialisasi pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

BACA JUGA: Bawaslu Temukan 15 Pelanggaran Dalam 10 Hari Kampanye Pilkada 2020 di Depok

Paslon Calon Walikota dan Wakil Walikota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo-Hasjim Asjari (TEGAS) misalnya.

Saat berkunjung ke Pasar Besar Kota Pasuruan, paslon ini membagikan masker dan hand sanitizer ke pedagang dan pengunjung pasar.

BACA JUGA: Di NTT Internet Masih Susah, Kampanye Pilkada 2020 Daring pun Nyaris Tak Ada

Teno beserta rombongan membagikan masker kepada pedagang. Pengunjung yang berpapasan dengan rombongan Teno pun tidak luput dari bagi-bagi masker dan hand sanitizer gratis tersebut.

Dengan cara seperti itu masyarakat tidak berebut masker sehingga tidak terjadi kerumunan massa.

BACA JUGA: Ferdinand Unggah Foto Jokowi Menunduk di Depan SBY, Pemimpin Akan Berganti

“Kampanye di Pasar Besar ini, saya ingin memastikan kedisiplinan masyarakat mengenakan masker. Dengan bagi-bagi masker diharapkan masyarakat akan lebih terbiasa dan disiplin memakai masker. Dan ini merupakan salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19, ” tegas Teno di tengah kegiatan bagi-bagi masker di Pasar Besar Kota Pasuruan.

Langkah serupa dilakukan relawan Digital Provinsi Kepri untuk paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Isdianto-Suryani (REDI INSANI), yang membagikan masker bermotif batik kepada masyarakat.

Koordinator REDI INSANI Rian Redi menyebut semua masker hasil dari donasi relawan ada 5000 masker yang didonasikan ke masyarakat yang berempati dengan gerakan-gerakan kampanye kreatif REDI INSANI.

“Kita (REDI INSANI, red) sudah komitmen selain mengampanyekan paslon, juga terus mengedukasi masyarakat tentang kewaspadaan Covid 19 dengan tetap memperhatikan protokoler kesehatan salah satu di antaranya dengan menggunakan masker bermotif batik ini dan kita juga terus gaungkan gerakan Kepri bermasker di media sosial sesuai ciri khas gerakan REDI INSANI dan terus terjun ke masyarakat membagikan masker yang diamanahkan donatur kepada kami untuk pergi bersama dan kita terbuka kepada siapa yang mau dalam gerakan ini,” kata Rian Redi.

Sementara Calon Bupati Kabupaten Luwu Utara Indah Putri Indriani (IDP) mengajak kaum milenial untuk melek politik.

Selain itu Bupati perempuan pertama di Sulsel itu juga mengajak mereka menjadi pelopor pilkada damai.

"Milenial harus melek politik, tapi yang harus kita tanamkan bagaimana milenial kita ini menganut politik santun. Milenial harus jadi pelopor pilkada damai," kata Indah, saat bersilaturahmi dengan kelompok milenial BISA.

Dikatakan, jika politik santun tertanam dalam benak dan pikiran milenial, ke depan setiap kontestasi politik bisa berlangsung damai dan harmonis.

Paslon Calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Deno Kamelus-Victor Madur (Deno-Madur) saat melaksanakan kampanye tetap menjalankan dengan mematuhi protokol kesehatan Pencegahan Covid-19 sesuai dengan Peraturan KPU.

"Jadi kita (tim Deno-Madur, red) juga terlibat membantu penangangan Covid-19, jadi kita setiap saat kita bagi masker gratis kepada masyarakat. Masyarakat sendiri juga sudah mulai sadar untuk miliki dan pakai masker, sedangkan bagi masyarakat yang tidak ada masker itu yang kita bagi,"ujar Cabup Deno.

Adapun Tim paslon Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman) telah melakukan tes swab gratis terhadap 1.000 orang lebih, membagikan setengah juta masker dan handzanitizer, melakukan penyemprotan cairan disinfektan dan fogging pemukiman di 153 kelurahan yang ada di Makassar.

Para Duta Sehat dan Satgas Kesehatan serta relawan Appi-Rahman juga konsisten menerapkan protokol kesehatan sekaligus mensosialisasikan upaya-upaya pencegahan masyarakat terpapar virus dan menjaha kesehatan. Semua itu gratis.

Gerindra Sumatera Barat juga telah berkomitmen menaati permintaan tersebut, selain adanya Perda Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, dengan menjanjikan bagi-bagi sejuta masker di Sumbar.

"Kami akan membagi-bagikan 1 juta masker di Sumbar. Ini bagian dari komitmen kami untuk mematuhi Kemendagri dan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar," kata Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade.

Pembagian masker ini merupakan bagian dari kampanye Nasrul Abit-Indra Catri, paslon yang diusung Gerindra di Pilgub Sumbar.

Pjs Gubernur Sulawesi Utara Agus Fatoni juga menekankan pentingnya menciptakan Pilkada Sehat 2020.

Kepada KPUD Sulut pada salah satu dari serangkaian kegiatannya dalam sepekan pertama sebagai Pjs Gubernur, Agus sudah menyampaikan hal itu.

Fatoni mengatakan, permintaan kepada KPU untuk memfokuskan tema debat Pilkada pada penanganan COVID-19, adalah meneruskan arahan dari Mendagri Tito Karnavian yang memandang pentingnya tahapan-tahapan Pilkada menjadi sarana mencegah dan menurunkan penularan COVID-19. (esy/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler