Kampanye Say Pain! DSI Menghasilkan Konten Digital untuk Disabilitas

Selasa, 13 Desember 2022 – 20:58 WIB
Closing ceremony DSI ke-2 secara virtual. Foto tangkapan layar zoom

jpnn.com, JAKARTA - Daewoong Pharmaceutical secara resmi memulai kampanye ‘Say Pain!’ di Indonesia pada Mei lalu. 

Seng-ho Jeon, CEO Daewoong Pharmaceutical mengatakan Daewoong Social Impactor (DSI) telah menghasilkan konten digital tentang disabilitas perkembangan sebagai bagian dari kampanye ‘Say Pain!’

BACA JUGA: Daewoong Pharmaceutical Umumkan Kabar Baik Bagi Penderita Diabetes

Konten tersebut diakui telah meningkatkan kesadaran akan isu disabilitas perkembangan dan memunculkan untuk memperbaiki lingkungan medis penyandang keterbatasan fisik.

Para finalis mengunggah 381 total konten di media sosial, seperti YouTube dan Instagram.

BACA JUGA: Daewoong Berkomitmen Bantu Perkuat Industri Biofarmasi Indonesia

Tercatat lebih dari 240 ribu penayangan dan 29 ribu like serta komentar. 

“DSI merupakan pengalaman yang menginspirasi bagi saya sebagai mahasiswa jurusan kesehatan masyarakat," ujar Salsha Nur Alfaiza, mahasiswi Universitas Indonesia perwakilan Daewoong Social Impactor berprestasi dalam closing ceremony DSI ke-2 baru-baru ini.

BACA JUGA: Daewoong Global DDS Training Program Cetak Belasan Apoteker Andal

Dia melanjutkan dari komentar positif pada video saat mengunjungi sekolah luar biasa untuk mengetahui lingkungan medis penyandang disabilitas perkembangan. 

"Kami telah mengumpulkan perhatian sosial untuk memperbaiki keadaan medis bagi penyandang disabilitas perkembangan," ujar Salsha.

Daewoong Pharmaceutical memproduksi buku bergambar AAC ‘Katakan Rasa Sakitmu’ untuk membantu penyandang disabilitas perkembangan di Indonesia agar bisa berkomunikasi secara mandiri dengan dokter dan apoteker, sehingga mendapatkan perawatan medis yang tepat.

Para ahli di bidang disabilitas perkembangan seperti dokter spesialis anak, guru pendidikan khusus, dan peneliti disabilitas perkembangan turut meninjau buku ini dan menyesuaikan isinya dengan bahasa dan budaya Indonesia. 

“Buku bergambar AAC ini dapat menjadi sarana komunikasi antara penyandang disabilitas perkembangan dan dokter,” tutur dr. Rini Sekartini, dokter spesialis anak yang ikut serta dalam produksi 'Katakan Rasa Sakitmu'. 

Jika buku bergambar AAC dibagikan ke institusi medis di seluruh negeri, lanjutnya, mereka dapat digunakan secara efektif untuk merawat tidak hanya penyandang disabilitas perkembangan.

Namun, banyak orang lain dengan masalah komunikasi.

Dia mengatakan Daewoong Social Impactor tahun ini memiliki arti yang besar, karena membawa empati sosial terhadap para penyandang disabilitas perkembangan. 

"Daewoong Social Impactor akan membawa perubahan yang lebih besar bagi masyarakat Indonesia melalui partisipasi dan kolaborasi para talenta muda,” kata Seng-ho Jeon. 

Dia menambahkan dengan terus memperluas kampanye ‘Say Pain!’, Daewoong akan terus bergerak menuju kualitas hidup masyarakat Indonesia yang lebih baik.

Daewoong Pharmaceutical berencana memperluas kampanye 'Say Pain!' dengan tujuan kemandirian penyandang disabilitas perkembangan, dengan membantu mereka agar dapat menerima perawatan medis secara mandiri.

Tahun depan, donasi buku bergambar AAC akan diperluas, dan program pendidikan untuk penyandang disabilitas perkembangan, guru, dan institusi tentang cara menggunakan buku juga akan dilaksanakan. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Daewoong Pharmaceutical Buka Lowongan Pekerjaan, Simak Informasinya di Sini


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler