JAKARTA — Rangkaian teror bom yang mengancam masyarakat Jogjakarta dan Jawa tengah sejak bulan lalu menjadi perhatian serius mabes PolriKapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo mengaku telah menemukan titik temu jaringan kelompok yang melakukan serangkaian aksi teror terhadap rumah ibadah itu
BACA JUGA: KPK Incar Pemalsu Cukai Rokok
Karena itulah Kapolri meminta waktu beberapa hari lagi untuk menangkap para pelaku terror itu
BACA JUGA: Tahun Baru, Jalur Jawa-Sumatera Dipastikan Lancar
Semua memang sudah kita uraiDemikian halnya dengan para pelaku ancaman bom di Klaten jawa Tengah, Kapolri mengaku telah melakukan identifikasi dan kini para pelakunya masih dalam pengejaran
BACA JUGA: APBD Telat, 3 Gubernur Diperingatkan Mendagri
"Insya Allah beberapa hari ini (tertangkap)," tambahnya.Yang jelas, tambah kapolri, pihaknya telah mengembangkan serangkaian penyelidikanNamun Kapolri tetap berharap dengan peran serta masyarakat untuk membantu terutama dalam upaya pencegahan"Semua sudah teridentifikasi kita tidak bicara kelompokTapi sekali lagi pada kesempataaan ini masyarakat untuk bersama aparat keamanan untuk bisa melakukan langkah-langkah preemptif, preventif," paparnya
Sebelumnya serangkaian aksi teror bom rakitan telah terjadi sejak akhir bulan laluTerakhir bom rakitan ditemukan disebuah Masjid di Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (30/12)Sebelumnya pada Kamis (23/12), ledakan bom rakitan terjadi di pelataran belakang Masjid Syuhada, Kota Baru, Jogjakarta.
Ini tak jauh beda dengan tiga bom rakitan yang ditemukan awal bulan ini di depan Pos Polisi Lalu-lintas Karang, Pos Polantas Simpang Empat dan Kapel Santa Ancilla, Karanglo Kulon Harjo, KlatenBom rakitan dalam waktu berdekatan juga ditemukan di Sendang Sriningsih, Sleman, Jogjakarta.(zul/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kejagung Tak Khawatir JK-Kwik Untungkan Yusril
Redaktur : Tim Redaksi