KASIHAN: Anak Yatim Korban Tragedi Mina Minta Bantuan Kemenag, Hasilnya Memalukan...

Selasa, 13 Oktober 2015 – 19:38 WIB
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. FOTO: DOK.JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid, mengungkap tindakan memalukan pejabat Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung terhadap anak jamaah haji korban tragedi Mina, beberapa waktu lalu.

“Bobroknya kinerja Kementerian Agama dan jajaran dalam memberikan pelayanan terhadap korban maupun keluarga korban tragedi Mina,” ungkap politikus Partai Gerindra ini saat melakukann interupsi dalam Sidang Paripura DPR, Selasa (13/10). K

BACA JUGA: KPK Mau Dijadikan Lembaga Lipsync, Indriyanto: Bullshit, Lebih Baik Dibubarkan Saja

Menurut Sodik, ketika mengunjungi rumah salah seorang korban Mina di daerah pemilihannya Kabupaten Bandung, ia mendapat laporan bahwa pejabat Kemenag bukannya memberikan pelayanan tapi malah berupaya melakukan pencitraan.

“Ada anak yatim di Kabupaten Bandung, ibu bapaknya korban Mina. Dia diantar tetangganya ke kantor Kemenag tapi tidak mendapat pelayanan, diperlakukan ala kadarnya. Pertemuan memalukan,” kata Sodik, dalam sidang yang dipimpin Agus Hermanto.

BACA JUGA: Masyarakat Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Perlu Pelatihan Intensif

Yang membuat Sodik marah, pejabat Kemenag tersebut bukannya melayani anak yatim tersebut, tapi malah meminta supaya citranya sebagai pejabat Kemenag "diselamatkan".

"Pejabat Kemenag itu bilang, kalau nanti pulang ketemu Anggota DPRD, wartawan, bilang bukan kamu yang datang ke Kemenag, tapi kami yang datang ke rumah," itu katanya. Bukan malah melindungi,” ungkap Sodik, dengan nada meninggi.

Selain itu, ia mengritisi kinerja c yang tidak berada di Tanah Suci untuk mengurus kepulangan jenazah korban Mina.

BACA JUGA: Kabar Gembira Bagi Para Korban Bencana ...

“Dia juga tidak di Tanah Air, tapi malah di Jerman, menghadiri diskusi buku, malah jalan-jalan,” sesalnya.

Bahkan, Sodik meminta pimpinan DPR menyurati Presiden Joko Widodo, supaya mencopot jabatan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

“Bulan lalu Kepala BNPB diganti karena gagal mematikan api. Karena itu, saya mengusulkan perlakuan yang sama dilakukan pada Menteri Agama. Copot, karena dia gagal melindungi jamaah haji,” pungkasnya.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Shenzen Punya Rumah Soekarno untuk Kenang Keakraban Indonesia-Tiongkok


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler