Kasihan...Kuli Bangunan yang Hidup Pas-pasan Diserang Geng Motor

Senin, 30 Maret 2015 – 07:24 WIB

jpnn.com - CIREBON - Saedi (23) mengalami luka parah di bagian kepala dan nyaris tewas di tangan kawanan geng motor yang menyerangnya di Jalan Samadikun, Cirebon, Sabtu (28/3) malam.

Pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan itu tersebut awalnya hanya nongkrong-nongkrong di depan Balaikota Cirebon Jl Siliwangi. Dia mengaku kali itu adalah waktu pertama ia melihat balaikota secara langsung.

BACA JUGA: Nahas, Gara-gara Stik Drum, ABG Ini Tewas Mengenaskan

“Saya ini kuli, baru pertama ke balaikota juga diajak teman yang ngajak nongkrong,” ujarnya kepada Radar, Minggu (29/3).

Dia pun berangkat sekitar pukul 20.00 WIB dari Desa Babadan dan sampai di balaikota sekitar pukul 20.30. Di depan balai kota, ia dan tujuh rekannya hanya duduk-duduk sambil sesekali berfoto menggunakan HP. setelah nongkrong sekitar setengah jam, mereka pulang dengan memutar lewat Jl Veteran lalu ke Samadikun. Rupanya di sinilah awal musibah tersebut.

BACA JUGA: Duh! Premium Tembus Rp 12 Ribu per Liter

Saat itu sepeda motor yang ia kendarai berjalan pelan dan sesekali bersenda gurau di atas motor. Rupanya hal tersebut membuat sekelompok berandalan motor mengejar rombongan korban.

“Tiba-tiba datang dari arah belakang, ada yang sambil lempar batu dan nyuruh minggir. Kejadiannya persis hampir nyampai tikungan yang di Kesenden,” imbuhnya.

BACA JUGA: Kisah Pilu Fahrur Rozi yang Gantung Diri Menggunakan Baju Koko, Sarung dan Kopiah

Setelah dilempari batu, sepeda motor temannya ditendang oleh pelaku dan akhirnya terjatuh. Salah satu pelaku langsung menyerang menggunakan samurai dan mendarat di kepala Saedi. Para pelaku kabur ke arah Krucuk.

“Saya dibantu polisi dan warga sekitar dibawa ke RS Pelabuhan. Dijahit 13 jahitan. Saat itu saya dan teman-teman gak ada yang bawa uang. Akhirnya terpaksa kita naruh HP dulu di rumah sakit buat jaminan biar bisa pulang,” ungkapnya.

Saedi juga tidak akan melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Menurutnya, ia sendiri sudah hidup susah, dia tidak ingin masalah tersebut kemudian tambah menjadi beban hidupnya.

“Saya enggak mau lapor, waktu di rumah sakit juga sudah ditawari, biar ini saya anggap musibah saja,” katanya.

Sementara itu, Polres Cirebon menggelar razia di jalan raya depan Mapolsek Weru ddengan melibatkan jajaran polsek zona tengah. Sedikitnya 100 kendaraan roda dua diamankan polisi karena tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. Selain mengamankan kendaraan, petugas pun berhasil mengamankan dua remaja yang diduga tengah mabuk, dan satu orang diketahui memiliki senjata tajam (sajam).

Salah satu pengendara yang terjaring razia dan kedapatan sebuah sajam adalah DS (26) warga Kelurahan Pekalangan, Kota Cirebon. DS membawa pisau lipat. Dia mengaku untuk keperluan kerja.

“Pisau ini bukan untuk jaga-jaga, tapi untuk memotong kardus yang ada di minimarket, rempat kerja saya. Makanya saya selalu bawa,“ katanya.

Selain itu, petugas pun mendapati dua pemuda yang tengah mabuk, di antaranya, AT (16) dan AM (17) keduanya warga Kecamatan Plered. Keduanya diamankan saat mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm.

“Kami minum tuak di Kedawung, ini juga rencananya mau pulang,” ujar AMP di depan petugas.

Kabag Ops Polres Cirebon Kompol Rendra Okta mengatakan razia untuk meminimalisasi aksi-aksi kejahatan. Razia juga dilakukan Polsek Gempol. Kali ini razia digelar di Desa Kedungbunder, Kecamatan Gempol, Minggu (29/3) siang.

Dalam razia yang berlansung sekitar pukul 14.00 WIB itu polisi berhasil mengamankan sedikitnya 16 kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi dengan surat-surat, lima kendaraan di antaranya dibawa ke Mapolsek Gempol.

Kapolsek Gempol Kompol Purnama SH didampingi Panit 1 Sat Sabhara Polsek Gempol Iptu Arnoto mengatakan pihaknya menggelar razia secara intensif guna menegakan kamtibmas yang ada di masyarakat, para pengendara yang kedapatan melanggar maka langsung ditindak. Dengan adanya razia tersebut diharapkan dapat meminimalisasi tindak kejahatan jalanan seperti begal dan geng motor.(dri/arn/rif/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pilkades Pun Jadi Incaran Para Penjudi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler