Kasus Aktif di Bali Tinggi, Satgas Kerahkan TNI Lacak Kasus Positif Covid-19

Rabu, 28 Juli 2021 – 22:34 WIB
Foto Dok - Petugas kesehatan mengambil vaksin COVID-19 produksi Sinovac saat pelaksanaan vaksinasi massal di Surabaya, Jawa Timur. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru/rwa)

jpnn.com, DENPASAR - Ditengah melonjaknya kasus positif covid-19 di Bali, Satgas tengah berjuang menemukan warga dengan status orang tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan (GR).

Bekerjasama dengan TNI-Polri, Satgas berusaha mencari warga Bali yang OTG-GR, yang masih menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

BACA JUGA: Covid-19 Menggila, Kasus Aktif di Bali Tembus 10.618, 6.869 Pasien Jalani Isoman

Mereka akan diantarkan untuk menjalani isolasi terpusat karena memang masih tersedia kamar atau ruangan perawatan.

Data Satgas Covid-19 Bali per 27 Juli, ada sebanyak 6.869 pasien covid-19 menjalani isolasi mandiri, dengan kasus aktif mencapai 10.618 orang.

BACA JUGA: Bongkar Fakta Sedih Nasib Dokter Selama Pandemi Covid-19, IDI: Tersayat Hati Kami

“Bekerjasama dengan Kodim 1611/Badung, Satgas berusaha menjemput warga yang masih menjalani isolasi mandiri," kata Sekretaris Satgas Covid-19 Bali, I Made Rentin, Rabu (28/7).

Kepala BPBD Bali ini mengatakan, sejak Senin (26/7), Kodam IX/Udayana mengerahkan tim pelacak untuk melacak secara masif kasus positif covid-19 di Pulau Dewata.

BACA JUGA: Begini Aksi Polisi Menyamar, Bongkar Penimbunan Obat Covid-19 hingga Tabung Oksigen

Tim pelacak berjumlah 4.000-an orang tim pelacak yang terdiri dari  unsur TNI, Polri, Dinas Kesehatan dan Relawan BPBD.

Sekadar diketahui, kasus baru covid-19 di Bali belum menunjukkan tanda-tanda penurunan meski  upaya vaksinasi terus digencarkan.

Rata-rata terjadi penambahan kasus baru lebih dari 1.000 orang setiap harinya. Pada Rabu (28/7) dilaporkan ada tambahan kasus baru sebanyak 1.452 orang dan 44 orang yang meninggal dunia karena COVID-19.

Sedangkan jumlah kasus aktif atau pasien yang masih dalam perawatan per 28 Juli ada sebanyak 11.071 orang. (ant/lia/JPNN)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Ali Mustofa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler