Kasus Penganiayaan Tewaskan Santri Pondok Gontor Segera Terungkap, Tersangka Siap-Siap Saja

Minggu, 11 September 2022 – 23:33 WIB
Proses autopsi jenazah santri Gontor, Albar Mahdi, dilakukan di pemakaman Sei Selayur, Jalan Mayor Zen, Lorong Cendana, Kecamatan Kalidoni Palembang. Kamis (8/9). Foto: Cuci Hati/JPNN.com.

jpnn.com, PONOROGO - Pelaku penganiayaan yang menewaskan seorang santri Pondok Gontor bernama Albar Mahdi, 17, dalam waktu dekat akan terbongkar.

Penyebabnya, aparat kepolisian telah menemukan bukti rekaman CCTV.

BACA JUGA: Ibu Bocah Korban Pencabulan Kepsek dan Tukang Sapu Ungkap Fakta Mengejutkan, Tak Disangka

Nantinya barang bukti tersebut bisa menjadi petunjuk untuk menguak siapa dalang di balik peristiwa dugaan penganiayaan tersebut.

Selain itu, menjadi petunjuk penting menguak kronologi kejadian saat Albar diduga dianiaya oleh seniornya saat kegiatan perkemahan.

BACA JUGA: Terbongkar, Oknum Perwira EH Ternyata Selingkuh dengan Istri Polisi, Ujungnya Pahit

"Kami amankan rekaman CCTV di lokasi kejadian," kata Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono, Jumat (9/9).

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa tongkat kayu, botol air kemasan, minyak kayu putih, becak, hingga pakaian serta barang-barang milik korban.

BACA JUGA: Ditanya Penyebab Kematian Albar Mahdi, Pimpinan Gontor: Bukan Urusan Saya

"Kami terus lengkapi materi penyelidikan, baik pengumpulan barang bukti, dan mintai keterangan saksi," ujarnya.

Catur menyebut jika dari hasil autopsi ditemukan luka akibat benda tumpul di tubuh korban. Sayangnya, dia enggan memberikan penjelasan apakah luka tersebut yang menyebabkan Albar meninggal.

"Untuk apakah luka tersebut menjadi penyebab kematian, biar ahli yang akan menyampaikan," jelasnya.

Tim Forensik dari Polda Sumsel juga telah melakukan autopsi terhadap jenazah santri tersebut selama enam jam. Hasilnya untuk memenuhi materi proses penyelidikan ke tahap selanjutnya.

BACA JUGA: Terbongkar, Oknum Perwira EH Ternyata Selingkuh dengan Istri Polisi, Ujungnya Pahit

Dari hasil olah TKP dan pra-rekonstruksi yang dilakukan tim Sat Reskrim Polres Ponorogo ditemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam insiden penganiayaan tersebut. (antara/mcr12/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler