Katanya Siap Jadi Guru, Tapi Kok Malas Mengajar

Rabu, 07 September 2016 – 14:01 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - TANJUNG SELOR- Banyak guru di Bulungan yang tidak menjalankan tugasnya sebagai pengajar dengan baik. Di antaranya terlihat di Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bulungan Abdul Rachman Rasyid mengatakan, masalah itu merupakan persoalan klasik yang terjadi di daerah. Ia pun mengakui banyak guru di daerah tidak menjalankan tugasnya sebagai tenaga pendidik.

BACA JUGA: Magrib Berdarah, Bocah tak Berdosa Dibunuh Dengan Sadis

Yang lebih miris, banyak guru yang malas mengajar. Padahal, lanjutnya, setiap sekolah sudah dihitung rasio guru dengan jumlah siswanya. Menurutnya, kemauan guru menjalankan tanggung jawab perlu dipertanyakan.

“Permasalahannya, guru ketika di awal masa kerjanya mau ditempatkan di desa-desa. Tetapi begitu sudah jalan dua atau tiga tahun minta dipindahkan ke kota. Hal ini yang menyebabkan daerah pelosok atau pedalaman kekurangan guru, karena banyak yang lebih memilih mengajar di kota,” jelasnya di laman Radar Tarakan, Selasa (6/9).

BACA JUGA: Sontoloyo! Ngakunya Disandera, Ternyata Lagi Mabuk Narkoba

Rasyid menegaskan, di awal masa kerja setiap guru sudah ada pernyataan bersedia ditempatkan di mana saja. Lagi-lagi, hal itu kembali ke masing-masing guru yang bersangkutan. Namun, ia menegaskan konsekuensi maupun sanksi sudah pasti ada.

Masalah lain yang muncul adalah terkait murid yang harus membayar buku paket. Padahal, pemerintah sudah memberikan buku tersebut secara gratis melalui beberapa program seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP).

BACA JUGA: Jreengg... Ada Polisi yang Amankan 86 Kasus

Rasyid mengaku itu merupakan ulah oknum yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan keadaan di daerah pinggiran. Akibatnya, program pendidikan yang sudah dicanangkan pemerintah tidak berjalan dengan baik.

“Nanti kami akan lakukan investigasi, menelusuri lebih jauh untuk mencari tahu siapa yang memperjualbelikan buku paket itu. Monitoring terhadap guru juga rutin kami lakukan setiap tiga bulan sekali,” katanya. (rus/fen/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pembunuh Bu Guru Akhirnya Tertangkap, Nih Mukanya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler