Kebocoran Pipa Gas Perusahaan Meracuni Puluhan Warga, 6 Orang Diperiksa Polisi

Senin, 07 Juni 2021 – 02:50 WIB
Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra (ANTARA/Istimewa)

jpnn.com, KARAWANG - Polres Karawang, Jawa Barat sudah memeriksa enam orang terkait dengan kebocoran pipa gas milik PT Pindo Deli Pulp And Paper Mills II.

Kebocoran pipa gas tersebut mengakibatkan puluhan warga Kampung Cigempol, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel mengalami keracunan.

BACA JUGA: Bripka Ridho Oktonardo Kena Tikam, Polisi di Lapangan Diminta Waspada

Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra menyatakan pihaknya tengah mendalami kasus tersebut.

"Untuk sementara ini ada enam orang saksi yang diperiksa, termasuk karyawan di bagian produksi klorin di pabrik itu," kata AKBP Rama Samtama Putra, di Karawang, Minggu (6/6).

BACA JUGA: Kemenag Batalkan Keberangkatan Haji, Prof Zainuddin: Prematur, Pemerintah Harus Transparan

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengusut penyebab kebocoran gas PT Pindo Deli Pulp And Paper Mills II yang mengakibatkan puluhan warga keracunan pada Kamis (3/6) lalu.

“Olah TKP dilakukan bersama Tim Puslabfor Mabes Polri didampingi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Karawang," kata Rama.

BACA JUGA: Kapolri Beri Perintah kepada Kapolda, Satu SSK Brimob Langsung Bergerak

Terkait penyebab kebocoran gas, pihak perusahaan menyatakan kejadian itu dipicu masalah tabung gas penyuplai.

Keterangan itu juga akan diklarifikasi polisi kepada supplier tabung.

"Jadi, ini masih berproses. Kami juga masih menunggu hasil dari Puslabfor Mabes Polri," pungkas AKBP Rama.

Peristiwa keracunan akibat bocornya pipa gas caustic soda milik PT Pindo Deli II pada Kamis (3/6) mengakibatkan sekitar 80 warga sesak napas hingga dirawat di rumah sakit terdekat.

Sebelumnya pada tahun 2017 dan 2018, warga setempat juga mengalami penderitaan yang sama akibat bocornya cerobong asap milik Pindo Deli 2. (antara/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler