Kebohongan Miryam Diungkap Penyidik KPK Dalam Sidang

Kamis, 30 Maret 2017 – 13:32 WIB
Penyidik senior KPK Novel Baswedan. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemverantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan membantah kesaksian mantan anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani dalam persidangan dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau e-KTP.

Miryam di sidang mengaku mendapat tekanan dan dibuat tidak nyaman oleh penyidik KPK.

BACA JUGA: Diancam Novel, Miryam Langsung Terbayang Anak

Seperti ruang pemeriksaan yang sempit, hingga aroma menyengat buah durian dari mulut penyidik KPK Novel Baswedan.

"Itu ruangan bukan 2x2, itu ruangan standar kalau mau dicek juga bisa, dan ruangan 2x2 saya pastikan itu adalah tidak benar," bantah Novel di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (30/3).

BACA JUGA: Disebut Menekan Saksi Korupsi, Bamsoet Mau Lapor Polisi

Novel juga membantah dari mulutnya beraroma durian. Karena dia hanya memakan roti yang kebetulan memiliki rasa durian.

Sehingga tidak mungkin hanya memakan roti dengan rasa durian sampai membuat mual dan muntah politikus Partai Hanura itu.

BACA JUGA: Miryam Takut Bakal Dihabisi sesama Politikus DPR

"Baunya juga tidak menyengat dan KPK itu tidak boleh membawa durian," katanya.

Sementara, Miryam yang dibiarkan sendirian dan mengalami muntah di lorong ruang penyidikan tanpa ditolong penyidik, juga dibantah dengan tegas Novel.

Menurutnya tidak mungkin penyidik melihat orang kesakitan tapi tidak memanggil dokter.

"Saya sampaikan itu tidak ada muntah, kalau dibilang muntah saya pastikan itu tidak benar," tuturnya.

Selain itu, perempuan kelahiran Indramayu, Jawa Barat yang mengaku apa yang ditulis di BAP berdasarkan suruhan dari penyidik. A

gar Miryam bisa cepat selesai menjalani pemeriksaan juga dibantah Novel.

Miryam kala itu mengatakan hanya ingin membuat senang penyidik sehingga apa yang ditulisnya berdasarkan pesanan dari penyidik.

"Ini saya melihat (Miryam) berbohong yang mulia," pungkas Novel.(cr2/JPG/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tentang Bu Miryam, Durian,Muntah dan Korupsi e-KTP


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler