KEBUMEN: 4 Kecamatan Rawan Pangan

Minggu, 20 Juni 2010 – 12:12 WIB

KEBUMEN -- Masih ada empat kecamatan di Kabupaten Kebumen yang masuk kategori prioritas 3 atau daerah yang dinyatakan rawan panganYakni Kecamatan Sadang, Padureso, Pejagoan dan Karangsambung

BACA JUGA: 5 Persen HIV/AIDS Diidap Ibu Rumah Tangga

Data tersebut merupakan hasil pemetaan ketahanan dan kerentanan pangan selama tahun 2009.  Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kebumen Ir Gunadi menjelaskan, untuk mengetahui akar masalah mengapa terjadi rawan pangan, pihaknya segera melakukan penyusunan peta ketahanan dan kerentanan pangan ini dilakukan hingga ke tingkat desa di seluruh wilayah Kebumen.

“Peta ini memiliki peranan vital
Sebab, tidak saja menjadi alat bagi pemerintah dalam menyelesaikan persoalan pangan tapi juga menjadi pedoman dalam perumusan kegiatan perencanaan pembangunan

BACA JUGA: Razia VCD, Sita 48 VCD Porno

Termasuk dasar perencanaan pembangunan terkait dengan pemerataan dan prioritas pembangunan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakatnya,” ungkap Gunadi pada acara pelatihan pembuatan peta ketahanan dan kerentanan pangan di Gedung PKK Kebumen.

Meski ada empat kecamatan yang masuk kategori rawan pangan, Gunadi menyebutkan, secara umum Kabupaten Kebumen masuk kategori 6 atau kategori aman
Menurut dia, adanya 4 kecamatan yang masih dikategorikan rawan pangan, tentunya memerlukan upaya penanganan yang lebih serius agar diketahui akar masalah yang melatarbelakangi suatu daerah dikategorikan rentan pangan

BACA JUGA: Akhirnya Kwanki Lama Berdamai

Langkah awal yakni dengan pemetaan tersebut.

Dia menjelaskan, penentuan status ketahanan dan kerentanan pangan merujuk pada 9 dari 13 indikator yang ditetapkanSelain ketersediaan dan akses pangan faktor lain yang menjadi bahan penilaian adalah pemanfaatan pangan dan transienIndikator itulah yang menjadi dasar penyusunan peta ketahanan dan kerawanan pangan.  Dari beberapa indikator tersebut akan diketahui daerah rawan pangan mana saja yang perlu penanganan lebih serius termasuk penyebab dan upaya penyelesaiannya

"Setelah peta tersusun upaya penanganan masalah pangan akan lebih fokus pada pemberdayaan sumber daya yang ada untuk menurunkan kerawanan pangan," terangnyasedang bagi daerah yang aman pangan, akan tetap dipertahankan dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan(has/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dana Beasiswa Jangan untuk Mabuk !


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler