Kebut Anggaran PEN, Menteri Airlangga Kian Optimistis Melihat Tren

Jumat, 25 September 2020 – 21:16 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: dokumen JPNN.COM/Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan dalam beberapa pekan terakhir telah terjadi percepatan penyerapan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Sebab, penyerapan anggaran PEN dalam kurun waktu tiga bulan sudah mencapai angka 40 persen.

BACA JUGA: Pemerintah Siapkan Insentif Khusus KEK untuk Percepat Pemulihan Ekonomi

Menurut Airlangga, pemerintah mempercepat penyerapan anggaran PEN dengan melakukan realokasi secara dinamis. Ketika ada anggaran yang dianggap berlebih dan tidak maksimal di satu program, pemerintah langsung mengalokasikannya untuk kegiatan lain yang tingkat penyalurannya lancar.

“Sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, utamanya kelas menengah ke bawah sekaligus juga menjadi penyangga ekonomi nasional," katanya saat konferensi pers secara daring, Jumat (25/9).

BACA JUGA: Pemerintah Kebut Penguasaan Tanah dalam Hutan demi Warga di 54 Daerah

Menteri dari Partai Golkar itu menuturkan, memang program PEN baru dimulai pada awal Juni 2020. Namun, penyerapan anggaran PEN sudah mendekati 40 persen dalam kurun waktu 3 bulan lebih 3 pekan. 

“Dengan tingkat penyerapan yang makin cepat ke depan, kami perkirakan bahwa anggaran PEN sebesar Rp 695 triliun akan dapat terserap hingga seratus persen,” tuturnya.

BACA JUGA: Optimisme Airlangga soal PEN Bakal Lebih Cepat Ketimbang Pascakrisis 1998 & 2008

Mantan menteri perindustrian itu juga merasa optimistis bahwa tren perbaikan ekonomi akan terjadi pada kuartal ketiga 2020 setelah sebelumnya terjadi kontraksi hingga minus 5,32 persen pada periode Mei-Juni tahun ini.

Optimisme Airlangga tersebut didasari indikator data penjualan, kegiatan manufaktur, perkantoran, hingga kegiatan di pasar yang menunjukkan perbaikan sejak Juli 2020 lalu. 

“Ini jelas lebih baik dibanding dengan kondisi bulan April 2020 hingga Juni 2020 yang memang belum pulih sepenuhnya ke posisi sebelum Covid-19. Namun setidaknya kita sudah melihat tren positif ke depannya,” pungkasnya.(mcr2/jpnn)

 

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Rizki Sandi Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler