Kekeringan Tiga Bulan, Warga Terpaksa Gali Sumur 30 Meter

Selasa, 19 September 2017 – 06:59 WIB
Sumur baru, 30 meter. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, BOJONEGORO - Kekeringan yang melanda Kabupaten Bojonegoro sejak beberpa bulan terakhir, membuat warga harus mencari sumber mata air yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari - hari.

Salah satunya adalah dengan membuat sumur baru. Warga Desa Bakulan, menggali sumur untuk mencari sumber mata air.

BACA JUGA: Dana Rp 100 Miliar Untuk Atasi Kekeringan

Menurut Sugeng Riyadi, warga sekitar, kekeringan sudah terjadi sejak tiga bulan terakhir.

Sumur maupun pompa air di rumah warga kini sudah sulit mengeluarkan sumber air.

BACA JUGA: Kekeringan, Sawah di 32 Desa Telantar

Sebelum dibuatnya sumur tanah, selain mengandalkan dropping air dari pemerintah warga juga mengambil air dari sumur yang berada di desa lain, yang jaraknya berkisar antara 10 sampai 15 kilometer.

Karena itulah warga memilih menggali sumur dengan kedalaman antara 20 meter sampai 30 meter.

BACA JUGA: Kiriman BPBD Telat, Warga Tak Bisa Minum

Dengan kedalaman tersebut, sumber air baru bisa keluar.

"Jika dibandingkan dengan tahun lalu, kekeringan yang melanda desa bakulan lebih parah jika dibandingkan dengan tahun ini. Hal tersebut dapat terlihat dari dalamnya sumur yang dibuat warga," kata Sugeng.

Tahun lalu, kedalaman sumur yang telah mengeluarkan sumber air berkisar antara 10 meter sampai 15 meter.

Namun, tahun ini mencapai 20 meter sampai 30 meter. (pul/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kota Hujan pun Alami Kekeringan


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler