Keluarga Brigadir J Sampaikan Permintaan Ini Kepada Kapolri Jenderal Listyo

Rabu, 13 Juli 2022 – 13:29 WIB
Polisi berjaga di depan rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo pascaperistiwa baku tembak dua ajudannya di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2022). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc)

jpnn.com, JAMBI - Kematian Brigadir J menyisakan duka mendalam bagi pihak keluarga.

Brigadir J tewas setelah terlibat baku tembak dengan rekan sesama anggota polisi Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (8/7). 

BACA JUGA: Bang Edi Yakin Tak Sulit Ungkap Kasus Baku Tembak di Rumah Irjen Ferdy Sambo

Keluarga almarhum Brigadir J menilai banyak kejanggalan yang ditemukan pihak keluarga atas wafatnya Brigadir J tersebut.

Oleh karena itu, pihak keluarga Brigadir J meminta kepada Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo menyelesaikan kasus tersebut secara transparan demi keadilan.

BACA JUGA: Soal Kasus Brigadir J, Polisi Harus Periksa Istri Ferdy Sambo yang Jadi Saksi Kunci

"Banyak kejanggalan yang ditemui pihak keluarga atas wafatnya J, yang bergabung dengan kepolisian pada 2012 SPN (Sekolah Polisi Negara) Polda Jambi," kata Rohani Simanjuntak, Bibi Brigadir J, di Muaro Jambi, Rabu (13/7). 

Brigadir J merupakan anak dari pasangan Samuel Hutabarat dan Roslin Simanjuntak. 

BACA JUGA: Direktur PRPHKI: Semestinya Polri Audit Forensik Handphone Brigadir J

Menurut Rohani, keluarga mendapat kabar Brigadir J meninggal akibat ditembak pada Jumat (8/7) sekitar pukul 21.00 WIB.

Adik Brigadir J yang berada di Jakarta memberi kabar bahwa almarhum meninggal di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Jalan Duren Tiga Barat, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Jenazah Brigadir J tiba di Jambi, Sabtu (9/7), dan dijemput oleh pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, atau sekitar dua jam perjalanan dari Kota Jambi.

Suasana rumah duka Brigadir J dipenuhi oleh para pelayat dan keluarga.

Keluarga menilai kematian Brigadir J banyak kejanggalan. 

Menurut kronologi kejadian yang disampaikan, almarhum meninggal karena baku tembak dengan sesama rekan sejawatnya di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. 

Namun, setelah keluarga memeriksa kondisi fisik jenazah Brigadir J, terdapat sejumlah luka tusuk yang diduga akibat benda tajam.

Selain itu juga terdapat luka lebam yang diduga akibat benda tumpul serta luka lubang diduga akibat proyektil peluru. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler