Kemendikbud Targetkan Tiga Emas di Olimpiade Sains SMP Tingkat Dunia

Senin, 28 November 2016 – 18:17 WIB
Tim Olimpiade Sains SMP Indonesia yang akan mengikuti IJSO 2016 di Bali. Foto: Mesya Mohamad/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - ‎Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menargetkan meraih 12 medali di International Junior Science Olympiad (IJSO) 2016. 

Kompetisi tahunan bidang ilmu pengetahuan alam ke-13 akan dilaksanakan pada 2-11 Desember di Bali. "Pascapengunduran diri Kamboja sebagai tuan rumah IJSO 2016, Indonesia melalui Kemendikbud menyatakan siap menjadi tuan rumah IJSO ke-13. IJSO ini sangat penting untuk mempromosikan minat atau gemar terhadap sains kepada peserta didik khusus siswa SMP," ungkap Supriano, Direktur Pembinaan SMP Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud di Jakarta, Senin (28/11).

BACA JUGA: DPR: Kebijakan Mendikbud Yang Bikin Stes

Tahun ini, IJSO akan diikuti 58 negara dengan total peserta 437 orang. Indonesia mengirimkan 12 siswa yaitu Albert Sutiono, Aditya David Wirawan, Wiston Cahya, Nixon Widaja, Raymod Valentino, Arkananta Rasendriya, Tomotius Jason, Tanya Nuhaisi Wulandari, Epafroditus Kristiadi Susetyo, Gede Aryana Saputra, Hanif Ahmad Jauhari, Joan Nadia, dan Winston Cahya.

"Materi yang dilombakan adalah Biologi, Kimia, Fisika, dan Matematika. Tesnya meliputi pilihan ganda, teori, dan tes praktik," ujarnya sembari menambahkan lawan berat Indonesia adalah Taiwan.

BACA JUGA: Jika Jadi Moratorium Unas, Surabaya Bakal Gelar Ujian Lokal

‎Ahmad Ridwan, dosen ITB yang menjadi salah satu pembimbing 12 siswa terbaik ini, mengungkapkan, pihaknya menargetkan meraih tiga medali emas, empat perak, dan lima perunggu. Tahun lalu, tim IJSO Indonesia meraih dua emas di Korea.

"Tahun ini dengan melihat kemampuan siswa, kami targetkan tiga emas. Mudah-mudahan bisa lebih dari itu atau paling tidak, perak yang paling banyak dan tidak ada perunggu," ujarnya.

BACA JUGA: Pemerintah Diminta Tetapkan 5 Oktober Jadi Hari Guru Nasional

‎Sementara Ketua IJSO Indonesia Kamsul Abraham optimis, tim Indonesia akan mendapatkan emas lebih dari dua. Ini karena pertandingannya di Indonesia sehingga siswa tidak perlu menyesuaikan diri lagi. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Airin Ingin Pemenang ISoC 2016 Mengimplementasikan Idenya di Tangsel


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler