Kemenhub Setujui Pembangunan Bandara di Tambrauw

Senin, 22 September 2014 – 15:37 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Senin (22/9), menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat.

MoU ini dalam rangka pembangunan bandara Werur di Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat. Rencananya bandara tersebut akan berdiri di tanah bekas pangkalan militer Sekutu saat Perang Dunia II.

BACA JUGA: Produsen MPV Harus Makin Kreatif

Plt Dirjen Perhubungan Udara, Santoso Eddy Wibowo mengatakan, dengan pembangunan bandara di Werur diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di Papua Barat, mengingat begitu besar potensi pariwisata di sana.

"Upaya meningkatkan pelayanan transportasi masyarakat setempat. Potensinya di sana bagus untuk pariwisata," ujar Eddy di kantornya, Jakarta, Senin (22/9).

BACA JUGA: Kenaikan Tarif Batas Atas Pesawat Segera Ditetapkan

Nantinya, pemerintah Papua Barat lanjut Eddy akan menyediakan lahan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang fokus untuk wilayah darat.

Sementara, Kemenhub akan mengupayakan dana dari APBN untuk pembangun sisi udaranya.

BACA JUGA: Dorong Petani dan Nelayan Manfaatkan Teknologi Berpaten

"Kita berharap lahan yang akan dibangun tidak ada masalah. Intinya jangan dibebani, anggaran ada, tidak ada protes (dari warga di Papua Barat, red)," terang dia.

Di tempat yang sama, Bupati Tambrauw, Provinsi Papua Barat Gabriel Assem menyambut baik adanya kerjasama ini. Terlebih dengan dibukanya bandara di wilayahnya, dapat menambah pemasukan bagi warga di sana. Letaknya pun strategis karena menghadap dengan Samudra Pasifik.

"Saya anggap ini sangat layak, untuk jangka panjang untuk pesawat lebar dan seterusnya," tandas Gabriel. (chi/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Produksi Padi Jatim Aman dari Gagal Panen


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler