Kemenkeu Targetkan 1,5 Juta Wajib Pajak Baru

Jumat, 30 September 2011 – 13:30 WIB
JAKARTA - Kementrian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak akan melaksanakan sensus pajak di seluruh IndonesiaTargetnya mendapatkan peningkatan wajib pajak (WP) sebesar 1,5 juta WP baru.

Menkeu Agus Martowardojo mengungkapkan, saat ini penerimaan pajak dari perusahaan badan usaha baru mencapat 3 persen dari potensi yang ada

BACA JUGA: AS Alihkan Utang USD 28,5 Juta

Sedangkan atas nama pribadi baru sekitar 7 persen.

"Idealnya ini harus meningkat
Jadi kita harapkan pada akhir tahun 2011 ada tambahan WP 1,5 juta

BACA JUGA: Dana Asing Mulai Balik

Ini yang akan lakukan diseluruh Indonesia, ada 300 kantor melakukan sensus pajak tadi," kata Agus pada wartawan di Jakarta, Jumat (30/9).

Dirjen Pajak Fuad Rachmany mengatakan, untuk mencapai tambahan 1,5 juta WP, sensus pajak akan dilakukan sekitar 3.000 pegawai pajak di seluruh Indonesia dalam periode Oktober hingga Desember
Belum ditetapkan berapa target pajak dari hasil sensus ini.

"Sensus pajak inikan jangka panjang, jadi tujuannya untuk meningkatkan basis  pajak kita

BACA JUGA: Lifting Minyak Jauh Dari Target

Jumlah wajib pajak kita harus ditambahKarena selama ini faktanya jumlah WP nya kecil sekali sehingga penerimaan negara tidak cukup besar untuk memberikan pelayanan umum dan untuk membangun infrastruktur," kata Fuad.

Sensus pajak tahun 2011 ini termasuk ujicobaNanti akan disempurnakan lagi sistemnya dan akan maksimal berjalan di tahun 2012Jika secara alami tiap tahun ada peningkatan 1 juta WP, diharapkan dengan adanya sensus jumlahnya bisa lebih meningkat.

"Kita harapkan dengan adanya sensus ini bisa naik tiga kali lipat dari yang semestinyaPokoknya siapapun yang mendapatkan peningkatan kemampuan ekonomi dan mereka melakukan kegiatan usaha di Indonesia ya mereka harus bayar pajak," kata Fuad.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Didukung Hatta, KNPI Gembleng Pemuda Penggerak Wirausaha


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler