Kemenkominfo Ajak Ribuan ASN di Riau Membangun Literasi Digital

Minggu, 30 Juli 2023 – 11:15 WIB
Kemenkominfo mengajak 8.000 ASN Provinsi Kepulauan Riau untuk membangun kesadaran tentang pentingnya literasi digital bagi aparatur pemerintah. Foto dok. Kemenkominfo

jpnn.com, RIAU - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengajak 8.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Kepulauan Riau untuk membangun kesadaran tentang pentingnya literasi digital bagi aparatur pemerintah.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Literasi Digital Sektor Pemerintahan untuk ASN Provinsi Kepulauan Riau, baru-baru ini

BACA JUGA: ASN Talent Academy, Terobosan Baru Pelatihan Calon Pemimpin

"Sebanyak 8.000 ASN pemerintah daerah, selama kegiatan akan diterangkan tentang apa itu literasi digital, dari digital skill, digital safety, digital ethics, hingga digital culture,” ujar Direktur Pemberdayaan Informatika Boni Pudjianto dalam keterangannya dikutip Minggu (30/7).

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Fungsional dan Teknis BPSDM Kementerian Dalam Negeri Anggar Pramudiani Widyaningtyas menekankan bahwa ASN harus mengembangkan kompetensinya dan terus berinovasi agar mampu beradaptasi di era digital, sesuai dengan core value ASN Berakhlak.

BACA JUGA: Kabar Terbaru Dugaan Kebocoran Data Paspor WNI, Kemenkominfo: Ada Kemiripan

Khususnya pada poin Kompeten dan Adaptif, memiliki makna agar ASN terus belajar, mengembangkan kapasitasnya, dan terus berinovasi dalam menjalankan tugas. 

"ASN menghadapi era yang selalu bergejolak (dalam perubahan). Kondisi ini dapat terlampaui apabila ASN terus belajar dan antusias dalam menghadapi perubahan,” ucap Anggar.

BACA JUGA: Literasi Digital Menangkal Hoaks di Masa-Masa Tahun Politik 

Kepala BPSDM Provinsi Kepulauan Riau Any Lindawaty yang membuka kegiatan Literasi Digital Sektor Pemerintahan menyatakan bahwa masyarakat Indonesia menghadapi banyak tantangan di bidang digital, sehingga literasi digital berperan penting untuk menghadapi tantangan tersebut.

Terdapat banyak tantangan yang dihadapi bangsa indonesia karena kurangnya literasi digital seperti pornografi, cyberbullying, hoaks, dan sebagainya. 

Persoalan tersebut merupakan bukti nyata bahwa perkembangan teknologi belum diimbangi dengan peningkatan kesadaran tentang Literasi Digital. 

"Literasi digital bagi ASN dapat menjadi pengimbang hiruk pikuk digital di tengah masyarakat,” ujar Any.

Kegiatan Literasi Digital untuk ASN Provinsi Kepulauan Riau merupakan salah satu upaya literasi digital di sektor pemerintahan dalam rangkaian kegiatan program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kemenkominfo. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler