Kemenkominfo Ingatkan Hindari Komentar Negatif di Media Sosial, Bahaya!

Sabtu, 09 Juli 2022 – 00:50 WIB
Pandu Digital Madya Kemenkominfo RI Agus Andira mengatakan komentar negatif yang diunggah seseorang di media sosial bakal berdampak buruk. ilustrasi. Foto: Ist

jpnn.com, JAKARTA - Pandu Digital Madya Kemenkominfo RI Agus Andira mengatakan komentar negatif yang diunggah seseorang di media sosial bakal berdampak buruk bagi jejak rekam pribadi orang tersebut.

Sebab, setiap pengguna memiliki rekam jejak didigital sehingga mudah dilacak.

BACA JUGA: Kemenkominfo dan Siber Kreasi Berbagi Tips dan Trik Membuat Presentasi Menarik, Simak

Hal itu diungkapkan Agus Andira dalam program Indonesia Makin Cakap Digital di Samarinda, Kalimantan Timur secara daring, Rabu (6/7)

“Rekam jejak digital merupakan bukti yang ditinggalkan setelah beraktivitas di internet yang berpotensi dicari, dicuri, disalin, dipublikasi, dan diikuti oleh orang lain," ungkap Agus Andira dalam siaran persnya, Jumat (8/7).

BACA JUGA: Kemenkominfo Gandeng GNLD Gelar Pelatihan Literasi Digital untuk Relawan Aceh

Dia pun menyarankan agar warganet bijak berinternet dan bisa memahami perbedaan antara aplikasi percakapan dan media sosial.

Menurut Agus, warganet yang baik harus mampu mengamankan data dan identitas pribadi, hingga bisa mengelola rekam jejak digital.

BACA JUGA: Kemenkominfo Gandeng Siber Kreasi Gelar Program Pelatihan bagi Para Generasi Muda

Pasalnya, kata dia, dengan berbuat bijak maka rekam jejak digita semakin baik.

"Jejak digital akan dapat membentuk citra diri seseorang dan jejak yang buruk akan merugikan diri sendiri," tutur Agus.

Selain itu, lanjut dia, warganet juga harus mampu menjaga etika dengan menghindari konten yang negatif dan tidak mengkonsumsi informasi yang dilarang.

Konten negatif di internet dan media sosial terdiri dari tiga macam, yakni kabar bohong atau hoaks, perundungan atau cyberbullying, dan ujaran kebencian atau hate speech.

“Terkadang di media sosial kita tidak ingin dan tidak ada niat untuk mem-bully orang lain. Namun, banyak yang tanpa sadar berkomentar yang negatif,” ujar Agus. (ddy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lewat UMKM Kreatif Wastra, Kominfo Gandeng Dekranas Dorong Percepatan PEN


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler