Kemenlu Diminta Pastikan Pendampingan Hukum untuk TKI

Rabu, 22 Juni 2011 – 15:27 WIB
JAKARTA- Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq meminta pemerintah untuk mastikan perlindungan dan pendampingan hukum kepada TKI yang sedang menghadapi perkara hukumPermintaan ini disampaikan Mahfudz Siddiq kepada Kemenlu untuk menangani secara serius terhadap 27 TKI lainnya yang terancam hukuman mati di Saudi Arabia

BACA JUGA: Ayah Darsem Jatuh Pingsan



"Utusan dari Kementerian Luar Negeri, juga akan bertemu langsung dengan 27 TKI di Arab Saudi, yang sedang menjalani proses peradilan dan terancam hukuman mati," kata Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq, kepada sejumlah wartawan, Rabu (22/6), di Jakarta.

DPR mendesak pemerintah untuk mendapatkan informasi yang jelas mengenai keadaan para pahlawan devisa itu di Arab Saudi
Serta yang terpenting juga adalah memberikan pendampingan hukum bagi para TKI tersebut

BACA JUGA: Istana Akui Kaji Moratorium TKI ke Arab Saudi



"Kita minta informasi yang jelas atas kondisi TKI dan pastikan mereka mendapatkan pendampingan hukum," ungkap dia


Dia menjelaskan, bahwa Duta Besar RI untuk Arab Saudi, saat ini sudah berada di Jakarta, terkait kasus pemancungan Ruyati

BACA JUGA: Arsyad Dipersilakan Bongkar MK dengan Traktor

Begitu juga dengan Atase Tenaga Kerja, juga berada di JakartaMaka dari itu, selagi pejabat tersebut masih berada di Jakarta, DPR RI segera melakukan pemanggilan untuk mendapatkan informasi mengenai para TKI tersebut

"Dalam waktu dekat kami panggil untuk mendapatkan informasi yang jelas, dan bagaimana rencana penanganan mereka (TKI yang terancam hukuman mati)," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa menyebutkan sepanjang 20 tahun terakhir sudah tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang dihukum mati di luar negeriPara TKI yang sedang menghadapi proses dengan ancaman hukuman mati itu berjumlah 303 orang.

"Yang terancam hukuman mati sebanyak 303 kasus sepanjang 20 tahunDari jumlah itu telah dieksekusi tiga orang termasuk yang terjadi Sabtu (20/6) terhadap Ruyati di Arab SaudiYang dieksekusi adalah 1 persen dari jumlah yang terancam," kata Marty Natalegawa.(boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Soal Ruyati, Istana Merasa Sudah Lakukan Antisipasi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler