Kementan Gerak Cepat Siapkan Vaksin PMK, Wagub Sumbar: Insyaallah Bisa Tercover

Minggu, 26 Juni 2022 – 16:31 WIB
Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy memberikan apresiasi gerak cepat Kementerian Pertanian (Kementan) menyediakan vaksin PMK.. Foto: Dokumentasi Kementan

jpnn.com, PADANG - Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar) Audy Joinaldy memberikan apresiasi gerak cepat Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mempersiapkan vaksin untuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Dia menyebut Sumber mendapatkan 4.200 dosis vaksin PMK dari Kementan.

BACA JUGA: Kementan Dorong Perluasan Akses Pasar Kopi Indonesia Hingga Mancanegara

“Terima kasih Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) atas perhatian pengendalian penyakit PMK di Sumbar dengan memberikan bantuan vaksin PMK," ujar Audy saat pelaksanaan Apel Siaga dan Rapat koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit PMK di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatera Barat, Kota Padang, Kamis (24/4).

Dia memastikan, jumlah 4.200 dosis vaksin PMK untuk Provinsi Sumbar itu bisa mencukupi karena prioritas vaksin tahap pertama sekitar 700 sapi perah dan sapi yang ada di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

BACA JUGA: Kementan Perkuat Pengembangan dan Hilirisasi Kopi dan Kakao Bali

Audy menjelaskan, alasan utama menjadikan sapi perah sebagai prioritas karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Selain itu, bisa menjadi bahan olahan seperti susu dan keju.

BACA JUGA: Kementan Siap Geber Vaksinasi Darurat untuk Redam Wabah PMK

"Insyaallah bisa tercover. Kami prioritaskan untuk sapi perah dan sapi yang ada di UPTD, ya, karena utamanya nilai ekonomi untuk peternak sendiri tinggi," ucap Audy.

Audy menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan wabah PMK, khususnya di Sumbar menjelang Hari Raya Iduladha.

Selain tidak menular ke manusia, wabah PMK di Sumbar juga tidak terlalu parah, dari sekitar 4.000 populasi sapi yang mati hanya 4 ekor.

"PMK itu menular sesama hewan ruminansia jadi masyarakat jangan khawatir jelang Iduladha ini," tutur Audy.

Sementara itu, Direktur Pengolahan dan Pemsaran Hasil Peternakan Tri Mela Sari mengatakan pemerintah terus memantau pelaksanaan vaksinasi PMK yang nantinya akan disuntikan ke sapi-sapi dengan kondisi sehat dan belum pernah terjangkit PMK, khususnya yang ada di Sumbar.

“Pemerintah bekerja secara bersama sama mengatasi PMK ini, melalui vaksinasi,” tutur Mela dihadapan Wakil Gubernur Sumatera Barat.

Dia menyampaikan, pemerintah dengan segala kemampuan yang dimiliki bersama antar Kementerian Pertanian, jajaran pemerintah provinsi, jajaran pemerintah kabupaten, dan bersama semua stakeholder akan terus berupaya mengendalikan PMK dengan baik.

“Untuk itu penting dilakukan sosialisasi ke masyarakat bahwa penyakit PMK tidak Zoonosis, peternak tetap harus semangat dalam memelihara ternaknya,” imbuh dia.

Selain vaksinasi pengendalian PMK juga dengan cara memperketat lalu lintas hewan, khususnya dari zona merah dan kuning agar penyebaran virus tidak meluas. (jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mentan SYL Pantau Kedatangan 800 Dosis Vaksin PMK di Bandara Soekarno-Hatta


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler