Kementan: Pembangunan Embung di Banten Meningkatkan IP dan Kebersamaan Petani

Rabu, 16 September 2020 – 15:24 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meninjau sebuah sawah. Foto: dok Humas Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Pembangunan embung yang dilakukan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian di Banten bertujuan untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP), serta membangun kebersamaan dan gotong royong antarpetani.  

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan bahwa kebutuhan pengairan untuk pertanian tidak dapat ditunda.

BACA JUGA: Kementan Tegaskan Importir Bawang Putih yang tak Patuh Langsung Dicoret

"Untuk menjamin keberlangsungan pertanian, dibutuhkan ketersediaan air yang cukup. Dan kebutuhan tersebut bisa dipenuhi dengan pembangunan embung,” kata Mentan SYL, Rabu (16/9).

Sementara itu Dirjen PSP Kementan Sarwo Edhy mengatakan pembangunan embung tersebut dilakukan melalui skema padat karya.

BACA JUGA: BUMN Salurkan Pupuk Bersubsidi Sesuai Penugasan Kementan

“Kegiatan padat karya dengan membangun embung telah melibatkan semua petani. Sehingga petani punya rasa tanggung jawab dan rasa memiliki. Selain itu mereka mendapat insentif dari hasil jerih payahnya membangun embung tersebut,” kata Edhy.

Pada tahun 2020, Ditjen PSP memberikan bantuan pemerintah berupa pembangunan embung sebanyak lima unit. Salah satu penerimanya adalah Kelompok Tani Makmur Jaya, di Desa Cimanyangray, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak.

BACA JUGA: Kementan Maksimalkan Penggunaan Alsintan di Lokasi Food Estate dengan Bimtek

Luas lahan yang bisa mendapat manfaat dari keberadaan embung tersebut adalah 87 hektare.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid optimistis pembangunan embung di wilayahnya dapat meningkatkan produksi pertanian daerah itu.

"Semoga dengan adanya embung bisa meningkatkan hasil panen petani, yang tadinya panen satu kali setahun bisa dua kali. Yang tadinya dua kali panen menjadi tiga kali panen," katanya.

Embung merupakan kolam penampungan air yang bisa dimanfaatkan para petani di musim kering. Dengan menampung limpasan air hujan atau sumber air lainnya, keberadaan embung akan membantu petani meningkatkan indeks pertanaman atau terhindar dari gagal panen akibat kekeringan.(jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler