Menurut data yang diterbitkan oleh Biro Statistik dan Penelitian Kejahatan pada (3/9), ada peningkatan tajam dari penggunaan narkoba di New South Wales (NSW) selama dua tahun terakhir hingga bulan Juni 2015.

Pelanggaran yang melibatkan kepemilikan atau penggunaan kokain meningkat hampir 50% meski harga narkoba di Australia menjadi salah satu yang tertinggi di dunia.

BACA JUGA: Satu Lagi Peselancar Australia Tewas di Mentawai

Kekhawatiran masyarakat akan sabu yang berkembang selama ini, tampaknya terbukti, dengan penggunaan atau kepemilikan narkoba ini meningkat hampir 40%.


Pelanggaran yang melibatkan kepemilikan atau penggunaan kokain meningkat hampir 50% meski harga narkoba di Australia menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. (Foto: AFP)

BACA JUGA: Pelajaran Bahasa Inggris: Etika Memesan di Restoran

Direktur Biro, Don Weatherburn, mengatakan, pertumbuhan sabu di tengah masyarakat menjadi kekhawatiran utama.

"Saya pikir kami memiliki masalah sabu yang serius dan saya tak yakin bahwa angka-angka penangkapan polisi memberi perkiraan yang tepat dari pertumbuhan masalah itu," jelasnya.

BACA JUGA: Domba Tersesat di Canberra Pecahkan Rekor Dunia Bulu Terberat

Ia menerangkan, “Tapi semua indikasi menyebut bahwa penggunaan sabu dan kokain tengah berkembang. Tak masalah jika Anda melihat data rumah sakit atau data penangkapan polisi ... tak ada keraguan, kita punya masalah sabu yang berkembang."

Don mengatakan, yang membingungkan dari data terbaru adalah bahwa kejahatan properti tak sejalan dengan kejahatan narkoba.

"Kembali pada era 1990-an ketika penggunaan heroin berkembang dengan cepat, begitu juga kejahatan properti. Bahkan, kejahatan properti, perampokan dan penggunaan heroin naik bersama-sama, dan turun bersama-sama," sebutnya.

Ia menuturkan, "Sekarang, dalam kasus kokain, Anda mungkin tak mengira bahwa hal itu berarti makin banyak orang terlibat perampokan, karena itu mahal dan cenderung digunakan oleh orang-orang yang memiliki banyak uang."

Don mengatakan, orang-orang yang menggunakan sabu biasanya tidak kaya, dan bisa beralih ke kejahatan properti untuk membiayai kecanduan narkoba mereka.

"Sabu digunakan cukup luas, dan digunakan oleh orang-orang yang tidak memiliki banyak uang tunai, dan kekhawatirannya di sini adalah di titik tertentu mereka bisa mulai merampok atau mencuri bahkan mencuri kendaraan bermotor supaya bisa mendapatkan uang tunai untuk membeli sabu," jelasnya.

Tren lain yang tengah berkembang adalah bahwa tidak ada satu dakwaan besar-pun yang menunjukkan tren peningkatan signifikan.

Meski demikian, pencurian ritel adalah isu yang berkembang, dengan peningkatan 25% di Coffs Harbour dan area Grafton di pantai utara NSW, dan peningkatan 20% di barat Sydney.

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mempererat Hubungan Indonesia-Australia Lewat Program Window on Australia

Berita Terkait