Keracunan Asap Genset, 1 Atlet Mentawai Meninggal, 3 Kritis

Senin, 30 April 2018 – 03:15 WIB
Mayat. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, SIJUNJUNG - Seorang atlet atletik Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan meninggal dunia dan tiga atlet lainnya kritis di kamar tempat mereka menginap, Minggu (29/4) pagi.

Dugaan sementara para korban terkapar akibat keracunan asap mesin genset saat mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kabupaten Sijunjung, pada hari tersebut.

BACA JUGA: Hati-Hati! 2 Harimau Sumatera Berkeliaran di Palupuah

Korban meninggal diketahui bernama Ridwan, 17. Sedangkan rekan satu kamarnya, Arisman, 17, Arwadi, 16, dan Tri Leo,16, mesti dirujuk ke RSUP M Djamil Padang mengingat kondisinya harus mendapat penaganan serius.

Soal penyebab insiden ini, Polres Sijunjung sampai berita ini diturunkan, belum mau berkomentar banyak. Kepolisian masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan para saksi untuk penyelidikan lebih lanjut. Namun, sewaktu ditemukan, mulut keempat korban berbusa. Dugaan sementara, korban mengalami keracunan.

BACA JUGA: Pengamen Wanita asal Sumbar Tewas di Atas Meja Makan

Informasi yang diperoleh Padang Ekspres (Jawa Pos Group) di lokasi peristiwa (TKP), menyebutkan, para korban menghuni penginapan berdasarkan ketentuan panitia penyelenggara. Mereka mulai menginap di kamar hotel sejak Jumat (27/4) malam, persisnya kamar nomor 12, Wisma Keluarga, Muarosijunjung, Sijunjung. Lokasinya berjarak sekitar 1 km dari arena pertandingan, Lapangan Muhammad Yamin.

Kejurda Atletik Terbuka Pra Porprov ini, diikuti 410 atlet utusan kabupaten/ kota se-Sumbar. Penempatan penginapan peserta ini diatur panitia. Selain di Wisma Keluarga, Wisma Anggrek dan Wisma Muaro Indah, peserta juga ada yang ditempatkan di rumah–rumah penduduk seputar lokasi perlombaan. Sedangkan pertandingan digelar Sabtu hingga Senin (28-30/4).

BACA JUGA: Ditabrak Truk, Dua Remaja Bersimbah Darah, Satu Meninggal

Sewaktu ditemukan, Ridwan sempat mengeluarkan busa di mulutnya. Untuk penanganan lebih lanjut, korban dilarikan ke Puskesmas Gambok, kemudian dirujuk ke RSUD Sijunjung, Simpang Tanah Badantung, Kecamatan Sijunjung. Mengingat kondisi korban cukup parah, ditambah terbatasnya ketersediaan peralatan medik di RSUD Sijunjung, para korban dirujuk ke RSUP M Djamil Padang.(atn/cr21/rf)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sijunjung Dilanda Badai, Sejumlah Pohon Tumbang ke Jalan


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler