Kerugian Tangki BBM Cilacap Belum Dihitung

Selasa, 05 April 2011 – 19:06 WIB
JAKARTA - Kebakaran yang melanda tangki BBM di Cilacap cukup mengkhawatirkan pemerintahNamun sampai hari ini, pemerintah masih belum mengkaji berapa kerugian akibat kebakaran tersebut.

"Kita belum sampai hitung kerugian

BACA JUGA: Disiapkan, Single Tax untuk Industri Film

Yang penting itu, harus dipastikan dulu pasokan aman
Sampai sekarang masih belum ada gangguan," kata Menteri Koordinator (Menko) bidang Ekonomi, Hatta Rajasa, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (5/4).

Insiden yang menimpa tangki BBM di Cilacap ini, disebutkan juga mengundang perhatian Presiden

BACA JUGA: BPK Klaim Selamatkan Uang Negara Rp 1,9 T

Hingga, Hatta bersama Menteri ESDM dan Dirut Pertamina pun langsung diinstruksikan untuk mengatasi kebakaran, serta memastikan pasokan BBM tidak terganggu karenanya.

Hatta mengatakan, tangki BBM 07 yang mengalami insiden, memang memuat volume bahan baku BBM premium sekitar 9.000 kiloliter (KL)
Saat kebakaran hebat terjadi, menurutnya, regu pemadam dan tim berusaha semaksimal mungkin mengamankan tangki 04 karena memuat sekitar 1.600 KL.

"Sebetulnya sejak kemarin tangki 04 sudah relatif aman

BACA JUGA: Program Pemerintah Dinilai Masih Bermasalah

Terbukti dengan turunnya temperaturKita juga pakai terminator yang bisa menyemprotkan foam ke dalam tangkiKita prediksi, sejak kebakaran hari Sabtu, harusnya sudah padam total hari ini," kata Hatta.

Sementara itu, Menteri BUMN Mustafa Abu Bakar mengatakan, bahwa laporan dari lapangan mengindikasikan dampak kebakaran semakin mengecilDari beberapa tangki, yang masih belum terkendali dilaporkan adalah tangki nomor 03Sama dengan menteri terkait lainnya, Mustafa pun enggan mengungkap penyebab terjadinya insiden itu.

"Itu menjadi urusan polisi dan masih proses penyelidikanKita konsentrasi pada pemadaman api saja duluSoal kerugian, nanti kita akan minta Pertamina melakukan perhitungan secara cermat, dan mereka pasti akan laporkan kepada Kementerian BUMN," kata Mustafa pula(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gelontorkan Rp 100 Miliar untuk Nelayan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler