Ketergantungan Obat Tidur Bisa Meningkatkan Risiko Kesehatan Lho

Kamis, 07 Januari 2021 – 07:59 WIB
Ilustrasi tidur. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - PIL tidur mungkin efektif untuk mengakhiri masalah tidur Anda dalam jangka pendek.

Namun, penting untuk memastikan Anda memahami semua yang perlu diketahui tentang pil tidur. Itu termasuk mengetahui tentang efek samping pil tidur.

BACA JUGA: Bahaya Mengonsumsi Obat Tidur

Menurut laman Genpi.co, penggunaan obat tidur ada yang memakai resep dokter dan ada juga yang dijual bebas di pasaran.

Dalam penggunaannya, Anda perlu berhati-hati karena jika digunakan secara sembarangan, obat tidur bisa berakibat serius pada tubuh dan kesehatan.

BACA JUGA: Bisa Tidur jika Minum Obat Tidur

Tak hanya itu, Anda akan mengalami kondisi ketergantungan obat tidur yang akan menyulitkan kamu tertidur tanpa mengonsumsinya terlebih dahulu.

Jumlah kunjungan ruang gawat darurat yang melibatkan overdosis zolpidem, bahan aktif dalam beberapa resep obat tidur, hampir dua kali lipat antara tahun 2005 dan 2010.

BACA JUGA: Ladies, Ketahui 4 Manfaat Sehat Tidur Tanpa Bra

Hal itu berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh badan penyalahgunaan zat dan administrasi pelayanan kesehatan mental Amerika.

Angka tersebut meningkat dari 21.824 kunjungan dalam periode dua tahun menjadi 42.274 dan dua pertiganya merupakan perempuan.

Obat tidur memang bisa memperbaiki pola tidur Anda dengan cepat.

Namun, hal ini hanya bersifat sementara dan bukan solusi jangka panjang untuk masalah tidur secara umum.

Wanita berisiko lebih tinggi dibandingkan dengan pria dalam penggunaan obat tidur.

Hal ini dikarenakan wanita cenderung memproses obat tidur lebih lambat dibandingkan dengan pria.

Pada Januari 2013, Food and Drugs Administration (setara dengan Badan POM di Amerika Serikat) menurunkan dosis yang dianjurkan untuk wanita dari 10 mg menjadi 5 mg.

Namun, beberapa dokter masih meresepkan wanita lebih dari itu dan bila dosisnya terlalu tinggi, efeknya pada tubuh akan makin kuat.

Daniel F. Kripke, MD, dari Viterbi Family Sleep Center di Scripps Health di San Diego menyatakan, obat tidur berbahaya bagi kesehatan.

Bahkan, bisa menyebabkan kematian dengan berkontribusi pada penyakit kanker, jantung dan penyakit lainnya.(genpi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany Elisa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler