Ketua KPK Janji Kejar Seluruh Pelaku

Sabtu, 10 Januari 2009 – 09:26 WIB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mematok target penyelesaian pengusutan dugaan korupsi dalam pengucuran obligasi rekap kepada bank pemerintahKomisi berharap masyarakat bisa memberi toleransi karena penelitian kasus tersebut cukup sulit dan membutuhkan waktu panjang.

''Jangan ditarget

BACA JUGA: Penyidikan Kasus Zatapi Jalan Terus

Penelitian semacam ini membutuhkan waktu dan kehati-hatian
Persoalan obligasi rekap ini seperti tak pernah tersentuh,'' ungkap Ketua KPK Antasari Azhar di Gedung KPK, Jumat (9/1)

BACA JUGA: TNI-AL Kirim Kapal Perang ke Lebanon

Apalagi, pengucuran obligasi rekap kepada bank pemerintah tersebut berlangsung sejak satu dasawarsa lalu.

Dia menambahkan, bila dalam penelitian disimpulkan bahwa pengucuran obligasi rekap tersebut ternyata sudah benar dan tidak bermasalah, KPK akan legawa
''Kami juga akan objektif,'' tegasnya.

Namun, kata mantan jaksa tersebut, publik harus mendapatkan penjelasan mengapa pengucuran dana ratusan triliun kepada bank pemerintah itu masih membebani APBN.

Dia berjanji terus mengejar siapa pun yang terlibat dalam menyalahgunakan dana obligasi rekap tersebut

BACA JUGA: Musim Haji 2008 Berakhir

''Kalau memang ada kesalahan, tetap harus bertanggung jawab secara hukum,'' ujarnya.

Sebagaimana diketahui, untuk menelusuri obligasi rekap kepada bank pemerintah itu, KPK mengundang BI, Departemen Keuangan, serta Kejaksaan AgungMereka diajak duduk bersama dalam rangka transformasi data soal pengucuran tersebut.

Dalam kesempatan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga memaparkan latar belakang pengucuran dana tersebutDiperkirakan, obligasi rekapitalisasi pada bank pelat merah mencapai Rp 440 triliun atau lebih besar dibanding kucuran BI kepada swasta sekitar Rp 160 triliun.

Bank-bank yang dimaksud adalah PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk.

Dalam kaitan itu, KPK akan meneliti kembali aset milik bank-bank BUMN yang menerima obligasi rekapitalisasi tersebut.(git/agm)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pilot Rusia Cek Sukhoi Baru


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler