Keuskupan Jakarta Tepis Info Demo Tangkap Habib Rizieq

Jumat, 30 Desember 2016 – 13:54 WIB
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com - JPNN.Com - Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) menepis pesan berantai yang mengajak umat Nasrani ikut dalam Aksi Bela Yesus, Sabtu (31/12) untuk menuntut Habib Rizieq Shihab ditangkap. Sekretaris KAJ Adi Prasojo mengatakan, pesan tentang ajakan ikut Aksi Bela Yesus adalah kabar bohong alias hoax.

“Hoax dan tidak benar. Demikian pernyataan resmi ini dikeluarkan agar semua pihak menjadi maklum adanya," ujar Adi dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.Com, Jumat (30/12). 

BACA JUGA: Kapolda Metro Tegaskan Habib Rizieq Tak Kebal Hukum

Sebelumnya memang ada pesan beredar melalui layanan aplikasi pesan. Isinya seruan untuk ikut Aksi Bela Yesus.

Seruan itu sebagai reaksi atas pidato Habib Rizieq pada saat Hari Natal lalu di Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Dalam video yang beredar di media sosial, imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu dianggap menodai agama karena mempertanyakan bidan yang membantu kelahiran Yesus.

BACA JUGA: Habib Rizieq: Ini Bukan Politisasi, ye...

Karenanya, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) telah melaporkan Habib Rizieq ke Polda Metro Jaya. Organisasi pimpinan Angelo Wake Kako itu menyebut Habib Rizieq telah menghina umat Kristen dan Katolik.(cr2/JPG)

Berikut ini pesan yang beredar tentang ajakan hadir di Aksi Bela Yesus;

BACA JUGA: Habib Rizieq Datang, Bandara Tegang

Sehubungan dengan dugaan penistaan agama yang dilakukan Rizieq Shihab pada 25 Desember lalu, maka kami bermaksud melaksanakan Aksi Bela Yesus yang akan dilaksanakan pada:

Hari/tanggal: Sabtu 31 Desember 2017,
Pukul: 09.00 WIB

Titik kumpul: Gereja Katedral Jakarta Pusat
Rute Aksi: Katedral-Polda Metro Jaya
Tuntutan: Tangkap Rizieq Shihab si penista agama

Koodinaror Aksi bela Yesus: Paulus Tamaka
Cp. 083891062243

Tuhan Yesus Memberkati

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dituduh Menistakan Agama, nih Penjelasan Habib Rizieq


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler