Kiai Maman Mengingatkan Menag Gus Yaqut, Kalimatnya Adem

Senin, 25 Oktober 2021 – 23:02 WIB
Kiai Maman Imanulhaq mengingtatkan Menag Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan. Foto: dokumentasi pribadi Kiai Maman

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI KH Maman Imanulhaq menyesalkan pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas soal Kementerian Agama merupakan hadiah negara untuk Nahdlatul Ulama (NU).

Kiai Maman mengingatkan agar kompatriotnya itu memperbaiki pola komunikasi sehingga tidak membuat pernyataan-pernyataan yang kontroversial dan kontraproduktif.

BACA JUGA: Chandra Sebut Pernyataan Menag Yaqut Bernuansa SARA, Bisa Kena UU ITE

"Para pejabat harus melakukan introspeksi diri bahwa pola komunikasi semacam itu rawan disalahpahami publik dan itu merugikan presiden, merugikan pemerintah," kata Kiai Maman Imanulhaq, Senin (25/10).

Menurut politikus PKB itu, Gus Yaqut sebagai pejabat negara seharusnya bisa memberikan pernyataan yang menyejukkan di tengah upaya moderasi umat beragama di Indonesia.

BACA JUGA: Anggota TNI Serka La Kadir Diserang OTK, Tim Gabungan Bergerak

"Ini persoalan komunikasi saja. Sebagai pejabat negara yang mengayomi seluruh umat beragama di Indonesia, menteri agama seharusnya sadar bahwa setiap kata yang keluar dari dirinya menjadi perhatian publik," tutur Kiai Maman.

Pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi itu berharap Menag Gus Yaqut lebih berhati-hati dalam melakukan komunikasi publik.

BACA JUGA: Oknum Kapolsek Bikin Malu Polri, Kapolda Minta Maaf, Begini Kalimatnya

Dia juga memahami argumentasi Gus Yaqut yang menyebut ucapan itu sebagai motivasi kepada para santri dan pesantren di bawah payung besar NU.

Selain itu, ucapan tersebut disampaikan pada forum internal keluarga besar NU sehingga Gus Yaqut terpacu untuk meninggikan muruah NU.

Kiai Maman pun mengaku sangat mengenal Gus Yaqut. DIa menilai ketua GP Ansor itu punya komitmen luar biasa terhadap upaya moderasi umat beragama.

Menurut Maman, pernyataan Menag Yaqut yang menjadi sorotan publik itu tidak serta merta mendegradasi kerja-kerja yang telah dilakukannya dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.

"Ini hanya persoalan komunikasi saja," tandas Kiai Maman Imanulhaq. (fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler