Kiai Ma'ruf Amin Tawarkan Program Pemberdayaan Umat

Selasa, 22 Januari 2019 – 20:55 WIB
Cawapres KH Ma'ruf Amin pada acara Peluncuran Kopi Abah dan Dialog Kebangsaan bertema Arus Baru Ekonomi Umat, Masa Depan UMKM dan Koperasi Syariah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (22/1). Foto: Ist for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Calon Wakil Presiden nomor urut satu KH Ma'ruf Amin memaparkan sejumlah program untuk memberdayakan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi umat.

Kiai Ma'ruf menyampaikan hal itu saat menghadiri Launching Kopi Abah dan Dialog Kebangsaan bertema Arus Baru Ekonomi Umat, Masa Depan UMKM dan Koperasi Syariah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (22/1).

BACA JUGA: Maruf Amin Silaturahmi ke Pondok Pesantren Gontor

Ma'ruf menjelaskan, setidaknya ada tiga hal yang ingin dibangunnya jika terpilih menjadi wakil presiden. Pertama yang paling fundamental adalah mendorong kemauan masyarakat untuk terjun dalam wirausahawan.

"Kedua, pemerintah akan mengeluarkan regulasi yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi umat," kata Ma'ruf di Gedung Wisma Koperasi Tunas Artha Mandiri (TAM) Syariah, Nganjuk.

BACA JUGA: Tim Jokowi: Beda Sendiri, Survei Median Layak Dicurigai

Ketiga, lanjut Ma'ruf, pihaknya juga akan mendorong para konglemerat agar mau berkolaborasi dengan masyarakat ekonomi bawah.

Ma'ruf menegaskan, programnya ini tidak membenturkan antara pihak berekonomi kuat dengan yang lemah. Namun, menyinergikan kedua pihak sehingga disparitas semakin mengecil.

BACA JUGA: Optimisme Abah saat Resmikan TKD Jokowi-Maruf di Trenggalek

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini menjelaskan, sejauh ini, pertumbuhan ekonomi tidak mengalir deras ke golongan bawah. Oleh karena itu, masyarakat yang berekonomi kuat semakin kuat, sedangkan masyarakat bawah semakin melarat. Disparitas ekonomi pun di antara masyarakat semakin lebar.

Mengantisipasi itu, Ketua Dewan Bank Syariah ini mengupayakan, ekonomi dibangun dari bawah. "Pemberdayaan umat yang paling penting. Apabila ekonomi umat kuat, maka bangsa akan kuat juga," imbuh Ma'ruf.

Ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) non aktif ini menjelaskan, saat ini dirinya sudah menggagas program “Gus Iwan” yang merupakan singkatan dari Santri Bagus Pintar Ngaji Usahawan.

Menurutnya, membangunkan santri untuk melek ekonomi adalah salah satu pemberdayaan umat. "Jadi santri tidak semuanya jadi kiai, tetapi jadi wirausahawan," jelas dia.

Santri, menurut Ma'ruf, bisa menumbuhkan ekonomi syariah yang selama ini tergolong rendah di Indonesia. Padahal, jelas Ma'ruf, banyak masyarakat membutuhkan ruang ekonomi syariah tetapi tidak memiliki akses yang banyak.

"Maka perlu dibangunkan usahawan yang bersyariah. Santri yang membakar ekonomi syariah supaya pangsa pasarnya menjadi luas," tandas Ma'ruf.

Dalam acara Dialog Kebangsaan dan Launching Kopi Abah ini, sejumlah kelompok kemasyarakatan dan ormas agama mendeklarasikan dukungan terhadap Jokowi - Ma'ruf. Di antaranya adalah Forum Kiai dan Santri Kabupaten Nganjuk.(tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kiai Anwar Iskandar Minta Warga NU Dukung Maruf Amin


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler