Kiat Banjarmasin Kembangkan Pariwisata

Sabtu, 27 April 2019 – 01:32 WIB
POTENSIAL: Sektor pariwisata salah satu sektor industri paling potensial mendongkrak ekonomi Kalimantan Selatan. Foto: Prokal/JPNN

jpnn.com, BANJARMASIN - Modal dalam jumlah besar bukan satu-satunya syarat untuk membangun destinasi wisata baru.

Mengeksplorasi potensi lokal yang ada justru lebih menjual. Namun, Potensi itu harus berbeda dengan daerah lain.

BACA JUGA: Warga Banjarmasin Selatan Tewas Bersimbah Darah Kena Tikam

Misalnya, sungai di Kota Banjarmasin yang kini sudah menjadi destinasi wisata sungai.

Di sungai itu dijadikan sebagai pasar terapung salah satunya. Ada juga transportasi via sungai. 

BACA JUGA: Panwaslu Gagal OTT Bagi – bagi Uang Rp 1 M di Hotel, Begini Ceritanya

Wisatawan pun bisa merasakan sensasi naik kendaraan menyusuri sungai.

Hal ini tidak banyak ada di kota-kota lain. Dengan demikian, hal itu bisa menjadi destinasi wisata.

BACA JUGA: Ribuan Warga Binaan Lapas Teluk Dalam tak Bisa Memilih

”Sungai dahulu menjadi sebuah masalah. Namun, saat ini selain menjadi budaya lokal juga menjadi destinasi wisata,” ujar Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina MSi saat menjadi pemateri dalam seminar Pariwisata Digital di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB), Kamis (24/4).

Ibnu Sina menambahkan, Kota Banjarmasin telah memberi contoh nyata terkait pariwisata berbasis budaya lokal.

Kondisi Kota Banjarmasin dengan seribu sungai dapat menyandang status Smart City. Ini yang perlu ditiru.

”Untuk membuat pariwisata itu menarik harus mencari keunikan dan perbedaan. Saat ini budaya lokal juga menjadi destinasi wisata,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pariwisata Indonesia Fransiskus Handoko mengatakan, saat ini pariwisata menjadi program unggulan pembangunan nomor dua oleh pemerintah pusat.

”Melalui daya tarik yang khas di daerah, saya yakin potensi wisata akan maju, di Malang pun tidak kalah menarik dengan sumber daya yang ada akan mampu berkompetisi,” paparnya.

Sumber daya yang menjadi potensi wisata yang ada di Malang antara lain wisata budaya, wisata alam, dan wisata edukasi. Untuk mengoptimalkannya harus ada potensi pendukungnya.

”Untuk mengoptimalkannya, harus ada people atau stakeholder yang berperan aktif membangun serta menyebarluaskan terkait potensi wisata itu,” ujar Fransiskus.  (nr2/c1/abm)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi ke Banjarmasin, Ada Bintang Tamu


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler