Kinerja Kabupaten di Indonesia Timur Jeblok

Senin, 25 April 2011 – 23:49 WIB

JAKARTA -- Kinerja kabupaten/kota di kawasan Timur Indonesia mengecewakanUntuk tingkat kabupaten misalnya, dari 344 kabupaten se-Indonesia, tidak satu pun kabupaten di wilayah Timur Indonesia yang masuk 10 besar

BACA JUGA: Penderita AIDS di Batam Naik 32 Persen



Misalnya Kabupaten Biak Numfor diperingkat 216, Yapen Waropen peringkat 234, Merauke peringkat 239, Asmat 240, Waropen 241, Kabupaten Bovel Digoel 261, Sorong 273, Kabupaten Yahukimo menduduki peringkat 286, Kaimana 293, Paniai 294, Jayawijaya 297, Sorong Selatan 307, Keerom 311, Puncak Jaya 313, Raja Ampat 329, Mappi 331, dan Supiori 342.

Peringkat kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah ini disusun berdasarkan evaluasi laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2009.  Pengumuman dibacakan di peringatan hari otonomi daerah di Bogor, Senin (25/4)
"Ini hanya pengumumannya saja

BACA JUGA: Kemendagri Bantah Ingin Pisahkan Natuna dari Kepri

Pemberian penghargaan saat 17 Agustus oleh presiden di Istana," terang Dirjen Otda Kemendagri, Djohermansyah Djohan.

Untuk tingkat kabupaten ini, peringkat pertama Kabupaten Jombang, Jatim
Sedang 10 besar terburuk adalah Tolitoli, Kepulauan Mentawai, Poso, Kupang, Pohuwato, Parigi Moutong, Halmahera Utara, Supiori, Tolikara peringkat 343, dan paling buncit Kabupaten Seram Bagian Timur.  Aspek yang dinilai adalah kesejahteraan masyarakat, good governance, pelayanan publik, dan daya saing.

Sementara, untuk tingkat Kota, dari 86 Kota, tak satu pun Kota di wilayah Timur yang masuk 10 besar

BACA JUGA: Berkas Pasangan Bonaran Dilimpahkan ke Jaksa

Kota Jayapura misalnya, ada di peringkat 50Sedang Kota Sorong di peringkat 55, Kota Tidore Kepulauan di peringkat 57, dan paling buncit Kota Kupang (NTT) di peringkat 86.

Untuk tingkat provinsi, dari 33 provinsi, Pemprov Papua di peringkat 31, Pemprov Papua Barat peringkat 25Pemprov NTT peringkat 24, Maluku 26, Maluku Utara 23Peringkat terbawah masing-masing Sulawesi Barat di urutan 32 dan Sulawesi Tengah di urutan 33Untuk 10 besar terbaik adalah Sulut, Sulsel, Jateng, Sumsel, Lampung, Riau, Jatim, Sumbar, DI Yogyakarta, dan Sumut.

"Penilaian kabupaten/kota terpisah dengan provinsiBisa provinsinya baik, kabupatennya jelek, atau sebaliknya," kata Djohermansyah.

Ditanya apakah suatu daerah yang kepala daerahnya tersangkut hukum mempengaruhi penilaian" "Ya, karena menyangkut ketaatan terhadap UU, transparansi pengelolaan keuangan," jawab Djohermansyah

Untuk kinerja kabupaten daerah hasil pemekaran sejak 1999-2009, wilayah Timur juga jeblokKabupaten Puncak Jaya menduduki peringkat 163 dan Kabupaten Paniai peringakt 164 dari 164 kabupaten hasil pemekaran yang dievaluasi

Kabupaten Tambrauw dan Maybrat (Papua Barat) masing-masing peringkat 160 dan 159Untuk peringkat 150 hingga 155 diduduki Lanny Jaya, Dogiyai, Memberamo Tengah, Nduga, Intan Jaya, dan Puncak JayaUntuk peringkat pertama kabupaten hasil pemekaran diduduki Dharmas Raya, Sumbar.

Ditanya sanksi bagi daerah yang kinerjanya merah, Djohermansyah mengatakan, tidak akan disiapkan sanski"Tapi akan ada pembinaan," ujarnya.

Dijelaskan, rata-rata daerah masih kurang dalam penciptaan good governance, khususnya pengelolaan keuangan dan pelayanan publikDikatakan, untuk kinerja pemda tahun 2010 juga akan dievaluasi(sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hamil Setelah Mimpi Didatangi Kakek


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler