KKB Tembaki Pesawat yang Baru Mendarat, Pilot dan Kopilot Syok 

Selasa, 07 Juni 2022 – 15:46 WIB
Kondisi pesawat yang ditembaki KKB di Bandara Kenyam, Nduga, Papua. Foto: Source for JPNN.com.

jpnn.com, JAYAPURA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali bikin ulah di Nduga, Papua. 

KKB menembaki pesawat komersil PK SMG milik Sam Air, yang baru mendarat di Bandar Udara Kenyam, Nduga, Papua, Selasa (7/6). 

BACA JUGA: KKB Pimpinan Kalenak Murib Mengerikan, Bupati Puncak sampai Bilang Begini

Direktur Reserse Kriminal Umum Papua Kombes Faizal Ramadani membenarkan informasi tersebut. 

Perwira menengah Polri itu mengatakan penembakan terjadi pukul 10.50 WIT.

BACA JUGA: 5 Jejak Kejahatan Anggota KKB Lerinus Murib, Pembakaran hingga Pembantaian

Saat itu pesawat baru saja mendarat di Bandara Kenyam, Nduga, Papua. 

“Iya, ada penembakan terhadap pesawat oleh KKB di Nduga,” kata Kombes Faizal, Selasa (7/6) sore. 

BACA JUGA: Leris Murib, Petinggi KKB yang Tewas di Ilaga. Ini Rekam Jejaknya

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden penembakan itu.

Sementara, pesawat mengalami kerusakan pada bagian tangki dan ban depan.

Pesawat pun tidak dapat melanjutkan penerbangan rute selanjutnya. 

"Ada 15 kali tembakan ke arah pesawat, yang mana saat itu ada petugas yang berjaga. Tidak ada korban," papar Kombes Faizal.

Dia mengatakan dugaan sementara pelaku penembakan merupakan KKB pimpinan Egianus Kogoya. 

"Dugaan kuat Egi Cs aktor penembakan itu," ungkapnya.

Lebih lanjut Faisal menuturkan saat ini pilot dan kopilot telah diamankan. Keduanya mengalami syok akibat kejadian tersebut. 

"Pilot M Farhan Fachri dan Kopolit Reza Ariestha Ragainaga dalam kondisi selamat, namun masih syok saja," kata Kombes Faizal Ramadani.  

Kapolres Nduga AKBP I Komang Budiartha saat dikonfirmasi mengatakan saat ini aparat masih berjaga di sekitar bandara guna mengantisipasi aksi susulan.

"Bandara Udara Kenyam sudah dapat dikuasi oleh aparat keamanan. Aparat melakukan pengamanan di seputaran Bandara Udara Kenyam," kata AKBP I Komang Budhiarta. (mcr30/jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Muhammad Cholid Ridwan Abubakar Sangaji

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler