Klaim Dukungan Ical Berbeda dengan Data Masuk di Tim Verifikasi

Selasa, 02 Desember 2014 – 23:24 WIB

jpnn.com - NUSA DUA - Dukungan terhadap ketua umum demisioner Aburizal Bakrie (Ical) sebagai bakal calon ketua umum dalam Musyawarah Nasional IX di Nusa Dua, Bali belum final. Malam ini, tim verifikasi masih memastikan pernyataan dukungan yang disampaikan DPD I dan II dalam Munas sore tadi.

Tim verifikasi Munas, Hamka B Hadi ditemui di press room Bali International Convention Center mengatakan, verifikasi tersebut membutuhkan waktu karena mereka harus mengecek kembali satu per satu pernyataan dukungan dalam Munas.
Karena belum semua DPD yang mendeklarasikan dukungan menyertakan surat dukungan secara tertulis.

BACA JUGA: PPATK Serahkan 10 Transaksi Janggal Bernilai Besar ke Kejagung

Menurut data yang dipaparkan Hamka, total pemilik suara dalam pemilihan ketum nanti 563 suara, terdiri dari DPP I 34 suara, DPP II 519, ditambah Ormas 10 suara. Sementara data dukungan yang masuk ke Ical baru dari 34 DPD I, 459 DPD II dan 7 Ormas, total 500 dukungan.

Angka tersebut masih berbeda dengan data Ical yang mengklaim ada 547 dukungan.

BACA JUGA: Wasekjen Golkar Puji Kemahiran Ical Terapkan Strategi

"Ini terjadi karena adanya perbedaan data tertulis, mungkin belum dimasukkan. Ini sedang kita verifikasi yang memberikan dukungan untuk Ical," kata Hamka, Selasa (2/12).

Untuk ormas, verifikasi masih dilakukan terhadap AMPG yang belum menyatakan sikap tertulis tapi sudah memberikan pandangan di panggung. Kosgoro tidak hadir dan MKGR sudah beri pandangan dan surat tertulis, tapi masih harus diverifikasi mandatnya karena ketum MKGR Priyo sudah dipecat dalam Munas.

BACA JUGA: PPATK Laporkan 10 Transaksi Besar Mencurigakan

"Untuk DPD III, data ini (459) yang sudah diverifikasi. Kalau kurang nanti dimintai pendapatnya," tambah Hamka.(Fat/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Taufik Kurniawan: DPR Bisa Batalkan Impor Minyak Sonangol


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler