Komisi III DPR Bakal Tagih Penjelasan Polri soal Peristiwa di Masjid Raya Sumbar

Senin, 07 Agustus 2023 – 17:37 WIB
Politikus NasDem Taufik Basari. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari bakal meminta penjelasan dari Polda Sumbar terkait peristiwa pembubaran pedemo asal Air Bangis di Masjid Raya Sumbar.

Dalam pembubaran demonstran penolak proyek strategis nasional (PSN) itu, polisi menangkap sedikitnya 14 orang.

BACA JUGA: Korupsi Pengadaan Sapi Bunting di Sumbar, Penyidik Tahan 3 Tersangka Lagi

Selain itu, ada peristiwa represif yang dialami empat wartawan saat melakukan tugasnya untuk meliput pembubaran demonstran.

"Tentu kami akan meminta penjelasan dari pihak Polda Sumbar terkait peristiwa itu dan meminta apabila ada hal-hal-hal yang dilakukan di luar prosedur harus diambil tindakan tegas kepada pihak yang bertanggung jawab," kata Taufik Basari di Jakarta, Senin (7/8).

BACA JUGA: Mayor Dedi Hasibuan Bawa Prajurit ke Polrestabes Medan, Ini Reaksi Polda Sumut & Kodam I/BB

Pria yang akrab disapa Tobas itu juga meminta agar Polda Sumbar tidak menutup-nutupi hal yang sebenarnya terjadi. 

Tak hanya itu, dia pun meminta agar Polda Sumbar memberikan penjelasan kepada masyarakat.

BACA JUGA: Reza Indragiri: Bayangkan Jika Rocky Gerung dan Jokowi Duduk Bersama

"Jangan kemudian ada kesan seperti membela diri saja. Kita punya hak, masyarakat punya hak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan kemudian tindakan apa yang akan dilakukan jika memang ada kesalahan prosedur," tuturnya. 

Tobas mengungkapkan bahwa warga yang sempat ditangkap oleh pihak kepolisian sudah dibebaskan, tetapi mereka tetap perlu diberikan perlindungan.

"Tentunya harus diberikan perlindungan selanjutnya kepada para korban ini yang ditangkap untuk melihat apakah ada peristiwa salah tangkap, apakah ada kerugian yang dialami oleh mereka dan yang pasti mekanisme pengawasan harus bekerja," jelasnya. 

Ketua DPP NasDem itu juga akan menjadwalkan pertemuan Komisi III DPR dengan Polri untuk meminta penjelasan soal peristiwa itu.

"Saat ini DPR RI sedang reses hingga tanggal 15 Agustus, sehingga kami semua sedang ada di dapil masing-masing. Nanti setelah masa sidang dimulai tentu kami akan mempertanyakan kepada mitra kami (polisi, red)" jelasnya.

Dia menyebut sudah banyak koleganya di Komisi III DPR RI yang meminta penjelasan soal peristiwa itu dari pihak kepolisian, tetapi hal itu akan diverifikasi lebih lanjut. 

"Penjelasan secara informal di luar proses persidangan di DPR sudah dilakukan dan beberapa sudah mendapatkan jawaban dan keterangan. Nanti akan kami verifikasi tentu informasi yang didapatkan dari kepolisian," ujar Tobas.(mcr8/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler