Komisi IX DPR Apresiasi Kebijakan Kemnaker dalam Hadapi Ancaman Resesi Global

Selasa, 08 November 2022 – 20:31 WIB
Sejumlah anggota Komisi IX DPR mengapresiasi berbagai kebijakan yang dilakukan oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Foto: Kemnaker

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah anggota Komisi IX DPR mengapresiasi berbagai kebijakan yang dilakukan oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

Apresiasi disampaikan saat Rapat Kerja Menteri Ketenagakerjaan dengan Komisi IX DPR di Gedung Nusantara I Senayan, Jakarta, Selasa (8/11/2022).

BACA JUGA: Menaker Ida Dampingi Jokowi Temui Penerima BSU di Kota Balikpapan

Anggota Komisi IX, Haruna misalnya mengapresiasi Menaker Ida yang berhasil menurunkan tingkat pengangguran pascapandemi Covid-19.

"Saya kira ini formulasinya kalau perlu dicetak, Bu. Formulasi penurunan ini sangat luar biasa," kata Haruna.

BACA JUGA: Menaker Ida Optimistis Universitas Terbuka Melahirkan Tenaga Kerja Terampil & Kompeten

Apresiasi juga datang dari anggota Komisi IX yang lain, Saniatul Lativa.

Dia mengatakan kebijakan yang diambil Kementerian Ketenagakerjaan dalam menghadapi ancaman resesi global dan dampaknya bagi ketenagakerjaan.

BACA JUGA: Menaker Ida Yakin Ketum Pappri Bisa Melawan Diskriminasi, Kekerasan, dan Pelecehan

"Saya mengapresiasi kebijakan yang diambil oleh Kemnaker mengenai strategi dan kesiapan pemerintah dalam menghadapi ancaman resesi global 2023 dan dampaknya dari sisi ketenagakerjaan," kata Saniatul Lativa.

Sementara itu, anggota Komisi IX yang lain, Ade Rezki Pratama menyampaikan apresiasi atas kebijakan Menaker yang berupaya agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing baik.

"Saya ingin memberikan apresiasi yang penuh kepada Bu Menteri dan seluruh jajarannya ketika selama ini sudah membuat konsep bahwa bagaimana nantinya tenaga kerja kita mampu bersaing," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyampaikan bahwa Kemnaker menyiapkan beberapa kebijakan dalam menghadapi ancaman resesi global 2023 dan dampaknya dari sisi ketenagakerjaan.

Beberapa kebijakan Kemnaker itu bersifat adaptif, resilien, dan inklusif yang meliputi 5 pilar.

Pertama, reformasi pendidikan dan pelatihan vokasi. Kedua, optimalisasi sistem informasi dan layanan pasar kerja.

Ketiga, perluasan kesempatan kerja. Keempat, jaminan sosial dan perlindungan tenaga kerja yang adaptif. Kelima, hubungan industrial yang harmonis. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menaker Ida Dampingi Jokowi Lepas 597 PMI ke Korea Selatan


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler