Komnas HAM Ungkap Kondisi Orang Tua Veronica Koman yang Diteror OTK

Kamis, 11 November 2021 – 21:09 WIB
Wakil Ketua Komnas HAM Amiruddin membeberkan kondisi orang tua Veronica Koman pascaaksi teror ledakan di kediaman keluarga aktivis HAM itu, Minggu (7/11). Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Orang tua Veronica Koman merasakan ketakutan seusai rumah keluarga aktivis HAM itu diteror orang tak dikenal (OTK) dengan ledakan, Minggu (7/11) lalu.

Ketakutan itu diketahui setelah Komnas HAM berkunjung ke kediaman keluarga Veronica Koman, di Jalan Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (10/11).

BACA JUGA: 2 Orang Terekam CCTV Sebelum Ledakan di Rumah Orang Tua Veronica Koman, Siapa Mereka?

Lembaga yang dipimpin Ahmad Taufan Damanik mendatangi kediaman keluarga Veronica demi mencari fakta lapangan mengenai peristiwa ledakan.

"Serangan dan teror tersebut mengakibatkan trauma tersendiri bagi orang tua Veronica Koman. Keduanya merasa resah dan ketakutan," Wakil Ketua Komnas HAM Amiruddin kepada awak media, Kamis (11/11).

BACA JUGA: 7 Dokumen Ini Harus Disiapkan untuk Penetapan NIP PPPK, Pelamar Mengunggah Sendiri

Komnas HAM pun meminta polisi mengusut tuntas dan transparan insiden ledakan di kediaman keluarga Veronica Koman.

"Tindakan-tindakan teror adalah kejahatan. Oleh karena itu, tindakan tersebut tidak boleh dibiarkan begitu saja," ucap Amiruddin.

BACA JUGA: Insiden Pembukaan Kargo Ducati, Irjen Iqbal Bereaksi Begini

Polisi membeberkan kronologi ledakan di kediaman aktivis Papua Veronica Koman di di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (7/11) sekitar pukul 10.45 WIB.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan ledakan itu terjadi saat orang tua Veronica dan pembantunya sedang mencuci mobil.

Saat itu, orang tua Veronica sudah masuk ke dalam rumah, sedangkan pembantunya masih berada di luar.

"Tiba-tiba terdengar suara ledakan. Kemudian, mereka menyampaikan ke polres, lalu kami melakukan olah TKP di sana," kata Joko saat dihubungi, Senin (8/11).

Joko mengatakan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), penyidik mengamankan sejumlah barang bukti berupa serpihan-serpihan kertas.

"Ada juga plastik bekas cat warna merah, kabel, baterai, dan juga mengambil CCTV," ujar Joko.

BACA JUGA: Begini Penampakan Proyek Sumur Resapan di Dekat BKT yang Viral

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan ihwal ledakan tersebut. Dugaan sementara aksi peledakan itu dilakukan oleh dua orang. (ast/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler