Komnas PA dan PAUD Institute Ingatkan Masyarakat Soal Bahaya BPA

Rabu, 22 September 2021 – 17:53 WIB
Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist merdeka Sirait. Foto: Komnas PA

jpnn.com, BEKASI - Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait masih terus mengedukasi masyarakat tentang bahaya BPA pada kemasan plastik.

Kali ini, tim sukarelawan Komnas PA bersama PAUD Institute menyosialisasikan bahaya BPA di Sekolah Quantum di Bekasi, Jawa Barat.

BACA JUGA: Peringati Hari Anak Nasional, Arzeti dan Arist Merdeka Kompak Ingatkan Hal Ini

Arist mengatakan dalam waktu bersamaan dengan sosialisasi itu, BPOM diundang Komisi IX DPR RI untuk membahas bahaya zat kimia itu.

"Inti dari sosialisasi ini adalah masyarakat, khususnya ibu-ibu mengetahui produk mana yang mengandung BPA," kata Arist dalam keterangan tertulis, Rabu (22/9).

BACA JUGA: Komnas PA dan YLKI Dukung Pelabelan Wadah Plastik Mengandung BPA

Menurutnya, sosialisasi ini sebagai langkah awal dari gerakan kampanye untuk menghindari penggunaan kemasan plastik yang mengandung zat berbahaya.

"Sekarang sudah saatnya ibu-ibu mengetahui bahaya zat BPA dari kemasan plastik nomor tujuh," tuturnya.

BACA JUGA: BPPT Pastikan Uji Migrasi BPA Galon Guna Ulang BPOM Sangat Valid

Dalam sosialisasi itu, tim sukarelawan Komnas PA memperlihatkan contoh kemasan plastik yang mengandung BPA.

Mereka juga menggambarkan secara detail bagaimana manusia bisa terpapar zat BPA, khususnya bayi, balita dan janin.

Direktur PAUD Institute Lia Amelia menuturkan edukasi yang dilakukan Komnas PA adalah satu kegiatan yang sangat positif.

"Ini diharapkan dapat dimengerti ibu-ibu dan masyarakat luas sehingga bisa memilih produk kemasa bebas dari zat BPA," ungkap Lia Amelia.

Edukasi ini merupakan langkah lanjutan setelah sebelumnya Komnas PA berkirim surat kepada BPOM agar kemasan plastik makanan dan minuman. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler