Komunitas Save The Children Indonesia Daur Ulang Sampah Menjadi Berkah

Selasa, 21 Maret 2023 – 18:53 WIB
Festival #SekarangSaatnya Dari Sampah Jadi Berkah: Jadikan Daur Ulang sebagai Gaya Hidup. Foto: Save The Children

jpnn.com, JAKARTA - Komunitas Save the Children Indonesia bersama lebih dari seratus dua puluh anak di Jakarta menggelar festival #SekarangSaatnya Dari Sampah Jadi Berkah: Jadikan Daur Ulang sebagai Gaya Hidup.

Acara tersebut diselenggarakan bertepatan dengan hari daur ulang sedunia yang diperingati setiap tanggal 18 Maret.

BACA JUGA: Kurangi Sampah Plastik, Nestle Gandeng Qyos Luncurkan Mesin Isi Ulang

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta pada akhir 2022 menyebutkan Provinsi DKI Jakarta mengirimkan lebih  dari 7.500 ton sampah setiap harinya ke TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

Child Campaigner Jakarta Nada mengatakan sampah plastik mengeluarkan zat zat yang berbahaya kalau tidak didaur ulang. Apalagi untuk anak-anak yang berada di sekitar lingkungan TPA.

BACA JUGA: Syamsuar Ajak Masyarakat Cegah Karhutla dan Mengolah Sampah

"Mereka bisa rentan terkena penyakit, udara yang dihirup tidak sehat, dan siklus hidupnya menjadi terganggu. Jadi, bukan hanya anak yang merasakan efeknya melainkan generasi selanjutnya juga bisa jadi korbannya,” ujar Nada dalam keterangan tertulis, Selasa (21/3).

Nada juga menjelaskan pentingnya kegiatan yang diinisiasi oleh Child Campaigner Jakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta pembiasan memilah dan mendaur ulang sampah di Jakarta.

BACA JUGA: Pemkab Jombang & TKN PSL Canangkan Gerakan Sedekah Sampah di HPSN 2023

Secara global hari daur ulang sedunia bertemakan From Waste to Taste: Make Recycling Becomes a Lifestyle, di Indonesia, Save the Children Indonesia bersama Child Campaigner melokalkan tema menjadi #SekarangSaatnya Dari Sampah Jadi Berkah: Jadikan Daur Ulang sebagai Gaya Hidup.

Tema ini juga sejalan dengan salah satu program sirkular ekonomi Save the Chilren Indonesia yang didukung oleh Hyundai Motor Company.

“Bersama dengan Hyundai Motor Company, kami mengambil langkah strategis melalui Program Ekonomi Sirkular yang mengedepankan misi ekonomi hijau berkelanjutan. Mitigasi dan adaptasi dampak krisis iklim harus dilakukan secara massif dan kolektif," jelas Selina Patta Sumbung, CEO Save the Children Indonesia.

Selain itu, program Sirkular Ekonomi Save the Children Indonesia berkolaborasi dengan plastic pay mengajak anak-anak dan masyarakat untuk membiasakan diri memilah sampah plastik agar dapat dikelola menjadi barang baru yang bernilai secara ekonomi.

Sejak Oktober 2022 hingga Maret 2023, lebih dari 560 kilogram sampah plastik telah dikelola dan tidak berakhir di tempat sampah, langkah ini telah membantu pengurangan jejak karbon sebesar 2,4 ton.

"Program ini juga melakukan edukasi dan aktivitas kampanye, dan telah berhasil menjangkau 8,300 anak di 10 sekolah dan 2 RPTRA yang tersebar di Jakarta Utara dan Jakarta Selatan," ungkapnya.

Kali ini, festival #SekarangSaatnya Dari Sampah Jadi Berkah dilaksanakan pada Sabtu, 18 Maret 2023, di Taman Literasi Jakarta Selatan, hal ini merupakan bentuk kolaborasi antara Save the Children dengan PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ).(mcr28/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Wenti Ayu Apsari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler